Pemda Konkep Bangun Tanggul Pemecah Ombak di Sinaulu Jaya Tahun ini

Keterangan Gambar : Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Konkep, H. Awaluddin, S.Pd, M.Pd

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Selain serius dalam membangun infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Kepulauan (Konkep) juga sangat serius dalam hal penanggulangan bencana.

Aspirasi warga Desa Sinaulu Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara ‘diamini’ oleh Pemda Konkep dibawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Amrullah, MT dan Wakil Bupati Andi Muhammad Lutfi, SE, MM. Keresahan warga terkait ancaman ombak yang datang di setiap musim timur didengar oleh Pemda dengan membangun tanggul pemecah ombak.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Konkep, H. Awaluddin, S.Pd, M.Pd mengungkapkan bahwa Pemda saat ini benar-benar serius dalam program penanggulangan bencana. Diantaranya yakni terkait penanggulangan bencana abrasi pantai.

Tahun 2021 ini, lanjut Awaluddin, BPBD Konkep akan membangun tanggul pemecah ombak di Desa Sinaulu Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara yang wilayahnya tepat berhadapan dengan Laut Banda. Pemecah ombak itu akan dibangun didepan talud yang sudah dibangun oleh Pemerintah Desa melalui Dana Desa (DD).

“Untuk wilayah Desa Sinaulu Jaya kan sudah ada talud pantainya dari Dana Desa. Jadi kami anggarkan untuk pemecah ombaknya. Ini akan dipasang didepan talud. Ini juga sesuai usulan masyarakat setempat,” ujar Awaluddin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/3/2021).

Awaluddin menjelaskan, rencananya tanggul pemecah ombak di Desa Sinaulu Jaya tersebut akan dibangun sekitar Bulan Juni atau Bulan Juli tahun 2021 ini. Kata dia, warga tidak perlu khawatir mengenai pengerjaannya yang dilakukan kemungkinan bertepatan dengan datangnya musim timur. Karena pemecah ombak ini dikerjakan di darat, setelah selesai kemudian dipasang di depan talud pantai.

“Pengerjaannya dilakukan di darat, jadi tidak mengenal musim. Karena setelah selesai dibuat, baru dipasang pemecah ombaknya tepat di depan talud. Nanti akan dikerja melalui alat berat,” jelasnya.

Awaluddin juga mengaku telah berkoordinasi dengan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Rifki Saifullah Razak terkait upaya penanggulangan bencana di wilayah Desa Mosolo Raya Kecamatan Wawonii Tenggara itu. Kata dia, Ketua Komisi 1 tersebut akan memperjuangkan tanggul pemecah ombak agar dibangun di wilayah Desa Mosolo Raya menggunakan APBD Provinsi Sultra.

“Pak Rifki juga akan berusaha memperjuangkan pemecah ombak ini supaya kedepan menggunakan APBD provinsi. Sekarang kita masih gunakan APBD kabupaten,” katanya.

Selain tanggul pemecah ombak di Desa Sinaulu Jaya, Awaluddin menambahkan, pihaknya juga bakal membangun talud di Pantai Kekea Kecamatan Wawonii Tenggara, talud di pantai Desa Puuwatu Kecamatan Wawonii Selatan, talud pantai di Desa Dimba Kecamatan Wawonii Timur Laut, dan talud di Desa Patande Kecamatan Wawonii Timur Laut.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *