Media Survei Nasional:Sulkarnain Masuk Kada Jajaran Terbaik Tangani Covid 19

Keterangan Gambar : Sulkarnain Kadir

Potretsultra

KENDARI-Media Survei Nasional (Median) melakukan survei persepsi publik, kepala daerah yang dinilai paling tepat menangani masalah wabah virus Corona.Hasilnya, gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati urutan teratas.

Anies mengungguli gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, gubernur Jawa Tengah Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma), dan beberapa kepala daerah lainnya.

Satu diantaranya adalah Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir yang mendapat presentase 0,5 persen dan berada di posisi 11 dari seluruh Kepala daerah.

Walikota Kendari H Sulkarnain Kadir dalam pesan Whatsapp kepada menyampaikan info survei tersebut, Minggu (26/04/2020) menyampaikan harapan agar upaya pemkot Kendari bisa mendapat hasil maksimal.

“Terimakasih infonya,tujuan utama kita wabah ini segera berakhir, adapun apresiasi dari masyarakat semoga menjadi motivasi kita semua untuk berbuat lebih maksimal,” ucap Sulkarnain.

Survei Median dilakukan pada tanggal 6-13 April 2020 secara nasional dengan tema “Survei Persepsi Publik atas Penanganan Wabah Covid19 (Corona). Responden dipilih secara acak dari Survei Nasional Median sebelumnya, yakni pada September 2018-Februari 2020, dengan 800 responden dan margin of error sebesar +/- 3,46 % pada tingkat kepercayaan 95%.

Berikut hasil Survei MEDIAN selengkapnya, Kepala Daerah Paling Tepat Menangani Virus Corona :

1. Anies Baswedan (Gub Jakarta): 24,1%
2. Ganjar Pranowo (Gub Jateng): 9,6%
3. Ridwan Kamil (Gub Jabar): 8,9%
4. Khofifah Indar Parawansa (Gub Jatim): 8,0%
5. Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya): 3,7%
6. Dedy Yon Supriono (Wali Kota Tegal): 2,1%
7. Herman Deru (Gub Sumsel): 1,1%
8. Hendrar Prihadi (Wali Kota Semarang): 1,1%
9. Fachrori Umar (Gub Jambi): 1,1%
10. Zulkifli Mansyah (Gub NTB): 0,5%
11. Sulkarnain (Wali Kota Kendari): 0,5%
12. Tri Ahyar Abduh (Wali Kota Mataram): 0,5%
13. Rohidin Mersyah (Gub Bengkulu): 0,5%
14. Oded (Wali Kota Bandung): 0,5%
15. Nurdin Abdullah (Gub Sulsel): 0,5%
16. Lukas Enembe (Gub Papua): 0,5%
17. FX Rudyatmo (Wali Kota Solo): 0,5%
18. Erzaldi Rosman (Gub Babel): 0,5%
19. Edy Rahmayadi (Gub Sumut): 0,5%
20. Edi Darmansyah (Bup Kukar): 0,5%
21. Benhur Tomy Mano (Wali Kota Jayapura): 0,5%
22. Arinal Djunaidi (Gub Lampung): 0,5%
23. Tidak tahu/tidak jawab: 33,3%

Semenjak Presiden RI Joko Widodo mengumumkan kasus pertama Covid-19 di awal Maret, hingga kini sudah lebih dari 8.000 orang terinfeksi dan ratusan orang meninggal dunia.

Pasca pengumuman itu, publik disuguhi perdebatan sengit atas pilihan kebijakan yang diambil.Termasuk diantaranya karantina total atau pembatasan sosial berskala besar, darurat sipil, kepercayaan terhadap data pemerintah, efek ekonomi, pembatasan sementara penggunaan tempat ibadah, hingga opsi pelarangan mudik.

Laporan:La Ismeid

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *