KPU Konkep Siapkan Panelis Akademisi dan Moderator Nasional di Debat Kandidat

Keterangan Gambar : Kordiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Konkep, Bahrun Marsuki

KONAWE KEPULAUAN – Menjelang agenda debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, KPU Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) telah mempersiapkan segala sesuatunya demi suksesnya agenda debat.

Koordinator Divisi (Kordiv) Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Konkep, Bahrun Marsuki mengungkapkan, sejauh ini KPU telah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama LO Pasangan Calon, dan telah menetapkan waktu tempat dan tanggal pelaksanaan debat kandidat.

“Rencananya debat akan dilaksanakan pada tanggal 13 November 2020 Pukul 08.00 – Selesai bertempat di Aula SMPN 2 Wawonii Barat,” ungkap Bahrun saat ditemui di ruangannya, Jumat (6/11/2020).

Untuk moderator atau pemandu debat, lanjut Bahrun, pihaknya saat ini sedang membangun komunikasi ke beberapa moderator skala nasional. Namun dari sejumlah nama yang ada, kemungkinan besar KPU Konkep bakal memanggil presenter TVRI pusat, Regina Valeria Putri untuk memandu jalannya debat kandidat tersebut.

“Moderatornya ini kami masih mencoba mengkomunikasikan, sejauh ini yang kami komunikasi ada beberapa orang, tapi kemungkinan besar itu dari moderator nasional Presenter TVRI atas nama Regina Valeria Putri,” ucapnya.

Sementara untuk panelis, tambah Bahrun, pihak KPU Konkep rencananya akan menyiapkan tim panelis dari akademisi Universitas Halu Oleo dan Universitas Muhammadiyah Kendari. Namun untuk nama-namanya, Bahrun belum mau membocorkan.

“Untuk panelis, belum bisa kami sebutkan untuk saat ini karena mereka yang akan menyusun pertanyaan-pertanyaan kepada Paslon nanti,” bebernya.

Sedangkan lembaga penyiaran yang disiapkan untuk acara debat kandidat Pilkada Konkep, kata Bahrun, KPU telah berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Tenggara. Ada 2 lembaga penyiaran yang direkomendasikan KPID yakni TVRI dan TV Sultra, namun yang akan ditetapkan hanya satu lembaga penyiaran.

“Lembaga penyiaran ini kami memastikan bahwa itu bisa diakses oleh masyarakat Konkep. Untuk komunikasi pastinya belum, tapi kami akan upayakan lembaga penyiaran yang akan ditetapkan nanti dapat diakses oleh masyarakat Konkep pada acara debat nanti,” terangnya.

“Kami juga akan menayangkan live streaming melalui akun Facebook,” sambungnya.

Karena dalam suasana pandemi Covid-19, Bahrun menegaskan, pelaksanaan debat ini akan dibatasi jumlah peserta yang hadir pada saat acara debat. Hanya Paslon ditambah 4 tim kampanye atau LO, serta 5 anggota KPU dan 2 dari Bawaslu. Itulah peserta yang ada dalam arena debat

“Dalam pelaksanaan debat nanti, kami berharap setiap Paslon tetap tertib kemudian tidak membawa massa pendukung pada area pelaksanaan debat,” harapnya.

Bahrun juga berharap keempat Paslon di Pilkada Konkep ini betul-betul menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal ini agar Paslonnya sehat, masyarakat Wawonii sehat, dan pemilihan bupati dan wakil bupati Konkep ini bisa berkualitas dengan tetap menjaga kesehatan.

Laporan: Redaksi

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *