KONAWE KEPULAUAN – Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus digenjot.
Bupati Konkep Ir. H. Amrullah, MT dan Andi Muhammad Lutfi, SE, MM melalui Dinas Komunikasi, Informasi (Kominfo) dan Persandian terus membangun komunikasi ke Pemerintah Pusat agar infrastruktur telekomunikasi tersebut digenjot pembangunannya.
Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Konkep, Jamhur Umirlan kepada Potretsultra.com mengungkapkan, dari 21 pembangunan Base Transceiver Station (BTS) tahun 2022 ini, ada 12 BTS 4G layanan operator seluler telkomsel yang sudah On Air atau telah diaktifkan. Sedangkan 9 BTS lainnya masih terus diupayakan dan ditargetkan agar bisa On Air pada Bulan Juni tahun ini.
“Tim sekarang masih terus bergerak di lapangan, masih ada 9 BTS yang belum On Air, ditargetkan bulan ini sudah bisa juga On Air,” ungkap Jamhur, Jumat (17/6/2022).
12 BTS yang sudah On Air tersebut yakni refiter di Desa Lamoluo, BTS di Desa Bukit Permai, BTS di Desa Nambo Jaya, BTS di Desa Wunse Jaya, BTS di Desa Batumea, BTS di Desa Baho Puuwulu, BTS di Desa Tumbu-Tumbu Jaya, BTS di Desa Wawolaa, BTS di Desa Mata Iwoi, BTS di Desa Waworope, BTS di Desa Palingi Barat, dan BTS di Desa Tombaone.
Sementara itu, 9 BTS yang masih dikerja oleh tim di lapangan yang ditargetkan On Air bulan ini diantaranya BTS di Desa Palingi Timur, Desa Sawa Indah, Desa Wawoea, Desa Wungkolo, Desa Langgar Jaya, Kelurahan Sawaea, Desa Baku-Baku, Desa Wawouso Baru, dan Desa Kawa Kawali.
Selain itu, Jamhur juga mengatakan, sesuai hasil koordinasi dengan pemerintah pusat melalui rapat Percepatan Penentuan Lokasi Pembangunan BTS 4G BAKTI yang digelar di Kota Manado, Konkep kembali berhasil mendapatkan tambahan jatah pembangunan 2 BTS di akhir tahun 2022 ini.
“Dari hasil pertemuan itu, Alhamdulillah dua BTS tahun ini akan dibangun lagi di Desa Puurau dan Desa Noko Kecamatan Wawonii Timur Laut,” katanya.
Tak hanya itu, jamhur juga membawa kabar gembira untuk 6 desa wilayah Konkep. Kata dia, Pemda Konkep kembali mendapatkan jatah pembangunan BTS 4G Opsel Telkomsel untuk Desa Mosolo, Desa Waturai, Desa Lebo, Desa Lanowatu, Desa Mata Baho, dan Desa Watu Ondo.
“Kalau sudah terbangun ini semua, maka kita sudah benar-benar merdeka sinyal,” ujarnya.
Jamhur berharap, dengan terpenuhinya layanan telekomunikasi ini dapat berkontribusi terhadap kemajuan pembangunan daerah baik kemajuan ekonomi maupun kegiatan-kegiatan lainnya dengan tagline Konkep terkoneksi internet, makin digital makin maju.
“Demikian juga pada kegiatan-kegiatan pendidikan. Supaya internet ini memberi dampak positif untuk kemajuan dan pembangunan daerah,” ucapnya.
“Mari bekerjasama untuk menjaga fasilitas ini supaya benar-benar kita jaga keamanannya, pemeliharaannya, sama-sama merasa memiliki dari fasilitas dan infrastruktur yang telah disediakan pemerintah untuk daerah kita ini,” pungkas Jamhur.
Laporan: Jarman






















Tinggalkan Balasan