Dinas PUTR Konkep Pastikan Perbaikan Ruas Jalan Wawonii Tenggara Dikerja dalam Waktu Dekat

Keterangan Gambar : Kepala Dinas PUTR Konkep, H. Harsin Abd. Rahim

KONAWE KEPULAUAN – Kondisi jalan poros kabupaten di Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), kembali menjadi sorotan warga.

Sejumlah titik jalan yang rusak parah, khususnya pada ruas yang belum diaspal, dikeluhkan masyarakat karena dinilai belum mendapatkan penanganan maksimal.

Hal ini disampaikan warga Desa Sinaulu Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara, Johan. Ia mengatakan bahwa saat ini warga setempat sangat mengharapkan ‘turun tangan’ Pemda Konkep untuk memperbaiki jalan poros ruas Nambo Jaya – Mosolo menuju Waturai.

Karena kata dia, perbaikan atau pemeliharaan di ruas jalan tersebut sudah setahun ini belum ada tim dari Dinas PU yang diturunkan ke lapangan.

“Seingat kami, pemeliharaan jalan di ruas Nambo sampai Waturai ini terakhir sekitar akhir tahun 2024 lalu,” ujar Johan, Selasa (13/4/2026).

Johan bilang, kondisi jalan semakin memprihatinkan, terlebih di musim hujan. Olehnya itu, ia berharap Pemerintah Daerah Konkep, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), tidak lagi sekadar melakukan pemeliharaan, melainkan peningkatan kapasitas jalan.

“Harapan kami bukan hanya pemeliharaan, tapi peningkatan kapasitas jalan. Kami paham kalau pengaspalan masih menunggu anggaran pusat dan APBD sedang efisiensi. Tapi setidaknya jalan dan tanjakan di Desa Mosolo menuju Wunse segera diperbaiki karena sering terjadi kecelakaan. Jembatan dari batang kelapa di wilayah Wunse sudah rusak parah tidak bisa dilalui, perlu segera diperbaiki juga,” harapnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas PUTR Konkep, Harsin Abd Rahim memastikan peningkatan kapasitas jalan pada ruas Nambo Jaya–Mosolo dan Mosolo–Waturai akan mulai dikerjakan pada awal Februari 2026.

“Anggaran sudah tersedia. Saat ini masih dalam proses rekon di Badan Keuangan Daerah, kemudian pengajuan UP dan LS. Setelah itu pekerjaan akan dimulai. Insyaallah awal Februari kita mulai perbaikan jalan sekaligus jembatan yang roboh,” ujar Harsin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/1/2026).

Harsin juga mengaku sangat memahami kondisi ruas jalan yang saat ini memang butuh perbaikan. Apalagi ruas jalan tersebut menjadi lalulintas utama warga setempat, tentu sangat urgen kebermanfaatannya.

Namun ia menegaskan bahwa setiap pekerjaan infrastruktur harus melalui prosedur administrasi yang tidak bisa dilewati begitu saja. “Kami mohon masyarakat bersabar. Prosesnya sedang berjalan dan akan kami percepat semaksimal mungkin,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Harsin, Dinas PUTR Konkep juga telah mengusulkan dua koridor jalan strategis ke Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sulawesi Tenggara. Koridor pertama meliputi jalur Pelabuhan Munse–Sawaea, termasuk ruas Nambo Jaya–Mosolo, Mosolo–Waturai, serta lanjutan Kekea–Munse. Sementara koridor kedua adalah ruas jalan menuju Tumburano.

“Harapan kami, salah satu dari dua koridor ini bisa terakomodir sehingga ruas Nambo Jaya menuju Mosolo dan Mosolo menuju Waturai dapat diaspal tahun ini,” katanya.

Harsin juga menambahkan bahwa program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2025 untuk ruas Kekea–Batulu sudah memasuki tahap pelaksanaan. Kontrak sudah diteken Desember 2025, dan pekerjaan mulai berjalan Januari 2026.

“Mudah-mudahan Februari hingga Maret pengaspalan bisa rampung,” pungkasnya.

Laporan: Jarman Alkindi

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *