Dialog ‘Mencari Gubernur Sultra 2024’, KAHMI Hadirkan Para Figur Potensial

Keterangan Gambar : Suasana Dialog Pra Muswil KAHMI Sultra

KENDARI –Musyawarah Wilayah (Muswil) ke VI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi momen menghadirkan para figur potensial menatap Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.

Dialog bertajuk ‘Sultra untuk Indonesia’ mengangkat tema “Mencari Gubernur Sultra Tahun 2024”. Dialog ini mulai digelar pada Sabtu (3/9/2022) Kemarin di salah satu hotel di Kota Kendari.

Di sesi awal, dialog Pra Muswil ini mempertemukan Anggota DPD RI Dapil Sultra, Amirul Tamim dengan Ketua DPD Partai Demokrat Sultra, Muhammad Endang, SA. Dari via Zoom juga menghadirkan mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Diskusi sesi awal ini dimoderatori langsung oleh pakar politik Sultra, Prof Eka Suaib.

Di sesi kedua, mantan Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) bertindak sebagai moderator untuk memandu jalannya diskusi. Para figur potensial Sultra yang menjadi narasumber yakni Anggota Komisi II DPR RI, Hugua, mantan komisioner Ombudsman RI, La Ode Ida, dan Bupati Konawe Utara, Ruksamin.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia pelaksana kegiatan, Dr. Nasrudin menjelaskan bahwa di sebelum masuk di arena Muswil KAHMI Sultra, para peserta akan menyaksikan dan mendengarkan gagasan-gagasan dari para figur potensial terkait prospek dan misi besar untuk Sultra 2024 nanti.

“Dengan tema mencari Gubernur Sultra tahun 2024, kita hadirkan figur-figur potensial sebagai pelanjut Sultra kedepan,” ujar Nasrudin.

Kata Nasrudin, Pilgub Sultra di tahun 2024 nanti harus dimulai dengan adu gagasan tentang masa depan Sultra.

“Kita hadirkan supaya kitab isa mendengar apa yang menjadi gagasan para figur potensial ini untuk Sultra kedepan, yang bisa membawa Sultra yang lebih maju kedepan. Mulai dari sekarang sudah harus mensosialisasikan gagasan besar untuk Sultra,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sultra, Abdul Kadir menjelaskan, momen Muswil dengan menghadirkan para kader-kader potensial yang dinilai layak maju di Pilgub Sultra ini sebagai jembatan harapan masyarakat dalam menatap arena politik Pilgub 2024.

“Apa yang dilakukan KAHMI pada Muswil ini merupakan jembatan harapan masyarakat Sultra tahun 2024,” jelasnya.

Menurut Abdul Kadir, para figur Sultra yang memiliki gagasan dan kemampuan juga banyak terlahir dari rahim ideologis HMI. Sehingga kata dia, sudah bukan saatnya lagi alumni HMI hanya menjadi tim sukses yang mendorong dan mendukung, melainkan maju bertarung di arena politik.

“Kita yang pernah berkader di HMI ini sudah bukan spesialis lagi mendorong dan mendukung, kenapa tidak kita bagu-membahu mendorong kader kita yan bertarung,” tutupnya.

Laporan: Man

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *