KENDARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) terus berupaya membangun berbagai kerjasama untuk peningkatan dan kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju visi Wawonii Emas Berkelanjutan.
Kali ini Pemkab Konkep mengadakan pertemuan dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Jumat (20/6/2025). Pertemuan dalam menjalin kerjasama tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, ST dan Rektor UM Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc, IPU, ASEAN Eng.
Dalam pertemuan ini, Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak menegaskan komitmennya dalam mengembangkan dan memajukan sumber daya manusia di Kabupate Konawe Kepulauan. Bahkan ia menyebut bahwa hal tersebut merupakan niat khusus dan hajatan besar menuju Wawonii Emas.
“Itulah yang menjadi nawaitu kami, bahwa kami ingin membangun sumber saya manusia, khususnya di Konkep yang lebih berkembang, unggul, berkualitas, dan memajukan daerah,” ujar Rifqi Saifullah.
Rifqi menjelaskan, salah satu program yang terus dikembangkan dan dilanjutkan dari pemerintahan sebelumnya yakni Beasiswa Wawonii Cerdas. Program ini dinilai telah berhasil menaikan secara signifikan angka partisipasi lanjut pendidikan ke jenjang perkuliahan.
Program beasiswa ini telah berlangsung sejak tahun 2016 lalu hingga kini, bahkan anggaran yang digelontorkan terus dinaikan. Saat ini Pemkab Konkep menyiapkan anggaran sekitar Rp 7,5 Miliar untuk program Wawonii Cerdas. Namun untuk lebih memudahkan pelayanan beasiswa ini, Bupati Rifqi menilai pentingnya ada Memorandum of Understanding (MoU) khusus.
“Kita belum membuat MoU terkait masalah beasiswa ini, pengelolaanya masih di pemerintah daerah,” ucapnya.
Beasiswa Wawonii Cerdas ini, lanjut Rifqi Saifullah, kedepan juga akan menyasar siswa SD dan SMP. Bahkan Pemkab Konkep juga bakal menyiapkan program beasiswa untuk para penghafal Al-Quran atau Hafiz.
“Hari ini kami terus berusaha dan berupaya mengejar ketertinggalan, bukan hanya ketertinggalan dari sektor infrastruktur tapi juga dari sumber daya manusia,” tegasnya.
Selain itu, Rifqi juga menyampaikan bahwa saat ini dalam proses tahap pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Kabupaten Konawe Kepulauan. Tentu ini akan membutuhkan tenaga dokter yang cukup banyak. Pemkab Konkep juga memiliki 9 Puskesmas, dari beberapa Puskemas itu ada yang belum memiliki tenaga dokter.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UM Kendari, Prof Muhammad Nurdin memaparkan sejumlah program dan prospek kampus. Diantaranya, ia menjelaskan terkait adanya Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknologi Informasi. Pihaknya sangat terbuka jika ada kerjasama khusus antara Pemkab Konkep dan UM Kendari dalam menyiapkan SDM kedokteran, farmasi, dan sebagainya.
“Kami sangat senang, jika ada dokter-dokter dari Konawe Kepulauan yang akan studi ke UM Kendari, nanti bisa kita siapkan jangka panjang dan secara kontinyu. Kami juga punya farmasi, kami juga punya teknologi laboratorium,” ucapnya.
Tim Redaksi

























Tinggalkan Balasan