Bersama 100 Pemred, AMSI Gelar Dialog ‘Bareng’ Gubernur Jatim Bahas Covid-19

Keterangan Gambar : Ketua AMSI, Wenseslaut Manggut

JAKARTA – Sebagai corong terdepan pemberi informasi, media massa tentu berperan andil besar dalam menghadapi Pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

Hadir untuk memberikan solusi bersama, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar dialog strategis antara 100 pemimpin media dengan Gubernur Jawa Timur, Selasa (05/05/2019) besok.

Dialog strategis antara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan 100 pemimpin media anggota AMSI se-Indonesia ini mengambil tema “Membangun sinergi hadapi pandemi”.

Selain Gubernur Jatim, nara sumber dialog interaktif online ini adalah Wenseslaut Manggut Ketua AMSI Pusat dan Wahyu Dhyatmika, Sekjen AMSI berserta pengurus AMSI Pusat dan daerah. Dialog akan dipandu oleh Arief Rahman, Ketua AMSI Jawa Timur.

Ketua AMSI, Wenseslaut Manggut mengungkapkan pentingnya peran media dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 ini. Kata dia, pembuatan regulasi seperti PSBB saja tidak akan cukup tanpa kesadaran publik akan pentingnya pembatasan sosial tersebut.

“Di situlah pentingnya peran media, yang dengan bahasa sederhana memberitahu warga kenapa harus jaga jarak, kenapa mereka harus di rumah saja,” jelas Wens Manggut.

Pamflet Dialog Strategis AMSI

Dia juga mengatakan, Konferensi 100 Pemimpin Redaksi dengan Gubernur Jatim ini, sangat penting untuk dilakukan. Karena media bisa mendengar apa yang dilakukan pemerintah Jawa Timur dalam menangani Covid ini, dan bagaimana media mengambil peran di dalamnya.

Apalagi tambah Wens, pada masa pandemik ini banyak terjadi pergeseran baik dalam gaya hidup, bisnis maupun cara mengonsumsi informasi. “Dunia digital benar-benar mengambil peran yang besar dalam kehidupan manusia,” terangnya.

Lihat saja sekarang ini, lanjut Wens, beli makanan via online meningkat pesat, pesan obat-obatan meningkat, beli jamu, conference call, zoom, dan update informasi Covid. Semua yang offline pindah ke online.

Wens juga menuturkan bahwa, saat ini traffic atau jumlah pembaca media online naik dengan kisaran 50-60% dibanding periode yang sama tahun lalu. “Artinya, pada masa pandemik, media online adalah medium yang efektif menyampaikan pesan,” tegas Direktur Konten Kapanlagi Youniverse ini.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *