KENDARI – Di era modernisasi, bisnis plan tidak asing lagi di kalangan masyarakat maupun mahasiswa.
Apalagi mahasiswa yang bergelut di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Tentunya mendapatkan penjelasan dari dosen ataupun pernah mengikuti seminar atau workshop kewirausahaan.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari beberapa waktu lalu menggelar Workshop Bussines Plan dengan tema “Improve your Skills and Push Your Limits to Become a Successfull Young Entreprenuer in the Digital Revolution” bertempat di Aula FEBI IAIN Kendari.
Dalam kegiatan itu, ada dua narasumber yaitu Rahmat Dwi Satrio Pengusaha Jamur Tiram dan Adi Yanto Saputra, Pengusaha Bandeng Presto. Workshop ini turut dihadiri 50 peserta dari dua kampus yaitu Mahasiswa Fakultas Ekonomi (Fekon) UHO dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari.
Dalam paparan materinya, Rahmad Dwi Satrio selaku Pengusaha Jamur Tiram, menjelaskan terkait mekanisme atau cara budidaya jamur tiram, cara pengolahan dan cara pemasarannya.
“jamur tiram yang saya budidaya ini, saya jadikan produk jadi baru yang siap dipasarkan yaitu Naget Jamur Tiram dan Kripik Jamur Tiram,” katanya.
Lanjut Rahmad yang juga Alumni Agribisnis Universitas Muhammadiyah Kendari ini, jamur tiram banyak mengadung Protein, Karbohidrat, Vitamin A Vitamin D berbagai jenis miniral lainnya. Sehingga bagus dikonsumsi oleh semua kalangan, baik anak-anak, remaja, dewasa, orang tua bahkan Lansia.
“Manfaatnya yaitu, menjaga kesehatan jantung, mengurangi resiko diabetes, menurunkan berat badan berlebihan dan mencegah pertumbuhan kanker,” tuturnya saat membawakan materi.
Selain menjelaskan tentang jamur tiram, Rahmat juga memotivasi mahasiswa agar memulai bisnis sejak jadi mahasiswa.
“Keuntungan itu bukan apa yang kita lihat tetapi keuntungan itu tentang sifat dan kemauan untuk memulai berwirausaha,” tutupnya.
Laporan: Jarman

























Tinggalkan Balasan