Alumni HMI Kembali Menyatu, KAHMI Sultra Dilantik 19 Oktober Nanti

Keterangan Gambar : Koordinator Presidium KAHMI Sultra, Ruksamin Bersama Anggota Presidium Muh Endang SA dan Abdul Rasyid Syawal (Foto: IST)

KENDARI – Usai resmi mendapatkan pengesahan Surat Keputusan (SK), kini Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Provinsi Sulawesi Tenggara tengah menatap agenda pelantikan.

Dengan terbitnya SK dari Majelis Nasional (MN) KAHMI, maka polemik Muswil VI MW KAHMI Sultra telah berkahir. Ahmad Doli Kornia selaku Koordinator MN KAHMI telah menyerahkan SK Pengesahan Kepengurusan untuk periode 2022 – 2027 kepada koordinator terpilih KAHMI Sultra, Ruksamin.

Saat ini KAHMI sedang mempersiapkan agenda pelantikan yang bakal digelar pada 19 Oktober nanti. Rencananya pelantikan tersebut bakal digelar di Kota Kendari.

“Pelantikan dilaksanakan 19 Oktober 2022 di Kendari, yang akan dilantik langsung oleh Koordinator MN KAHMI, Ahmad Doli Kurnia,” ujar Koordinator MW KAHMI Sultra, Ruksamin, Jumat (7/10/2022) malam yang didampingi para anggota Presidium, Muh Endang SA dan Abdul Rasyid Syawal.

Lebih lanjut, Bupati Konawe Utara (Konut) dua periode itu mengungkapkan, rencananya sebelum digelar pelantikan terlebih dahulu akan dilakukan peresmian Balai Serbaguna dan Masjid MW KAHMI Sultra yang baru kali ini diadakan.

“Setelah itu dilaksanakan pelantikan, kemudian dilanjutkan rapat kerja (Raker) membahas soal program-program pengurus MW KAHMI Sultra periode 2022-2027,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Presidium KAHMI Sultra terpilih, Muhammad Endang SA menegaskan, dengan adanya SK pengesahan kepengurusan dari MN KAHMI menjadi pertanda bahwa sudah tidak ada lagi polemik di internal KAHMI terkait terkait isu presidium atau presidensial.

Sebelumnya, saat Muswil VI MW KAHMI Sultra pada 6 September 2022 lalu memang sempat ada dinamika yang cukup dinamis. Akibatnya muncul dua versi kepengurusan yakni versi presidium yang dikoordinatori Ruksamin dan versi presidensial yang diketuai oleh Yusmin.

“Namun dengan adanya SK pengesahan kepengurusan ini, maka polemik itu sudah tidak ada lagi, semuanya kembali mengalir dalam bingkai hijau hitam,” terangnya.

“Semua kembali guyup dan bersama-sama dan malam ini kami jalin silaturahmi ada yang dari partai, lintas senior dan bahkan yang muda-muda juga hadir, jadi kami ingin juga menyampaikan ke publik bahwa kami di KAHMI pada akhirnya akan menyatu dalam satu bingkai yang sama,” tutur Endang.

Endang memastikan, terkait kubu presidensial yang sempat bersebrangan pendapat pada Muswil beberapa waktu lalu, kini sudah menyatu dan bergabung di pengurus Presidium KAHMI Sultra. Ia menyebut bahwa Yusmin sudah bergabung dan telah terbangun komunikasi dengan baik. Sehingga polemik antara kubu presidium dan kubu presidensial telah berkahir.

Laporan: Man

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *