KENDARI — Komang Foundation mencatat antusiasme tinggi dalam program Beasiswa Iqro tahun ini, dengan jumlah pendaftar mencapai hampir 600 mahasiswa dari berbagai daerah.
Program beasiswa yang berfokus pada pengembangan pendidikan, literasi, dan kreativitas ini telah memasuki tahap lanjutan setelah melalui proses seleksi administratif.
Dari ratusan pendaftar, sebanyak 34 peserta terpilih sebagai Finalis Beasiswa Iqro dan berhak mengikuti tahap wawancara. Sementara itu, 59 peserta lainnya ditetapkan sebagai Peserta Terpilih Program Inspiraim, yaitu program pembinaan kreatif yang diselenggarakan oleh Komang Foundation.
Sebagian pendaftar lainnya belum dapat melanjutkan ke tahap berikutnya karena beberapa faktor administratif, seperti keterlambatan pendaftaran dan kelengkapan berkas yang belum terpenuhi.
Proses wawancara telah dilaksanakan secara online dan offline, dengan peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia bahkan luar negeri, mulai dari Merauke hingga Kairo, Mesir.
Ketua Komang Foundation, Hasmin Roy, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para mahasiswa.
“Kami sangat bangga melihat semangat dan kualitas para pendaftar. Ini menunjukkan bahwa banyak anak muda yang memiliki potensi dan keinginan untuk berkembang,” ujarnya pada Kamis (23/4/2026).
Dari hasil wawancara tersebut, Komang Foundation akan segera menetapkan 10 penerima Beasiswa Iqro yang akan mendapatkan dukungan pendidikan sekaligus pembinaan.
Melihat tingginya minat pendaftar, Komang Foundation juga membuka kemungkinan untuk menghadirkan gelombang kedua guna menjangkau lebih banyak mahasiswa.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, serta permohonan maaf karena belum dapat mengakomodasi seluruh pendaftar. Yang terpilih adalah yang terbaik, dan kami berharap mereka dapat berkembang bersama Komang Foundation,” tambah Hasmin.
Program Beasiswa Iqro merupakan bagian dari komitmen Komang Foundation dalam mendukung generasi muda, khususnya di Sulawesi Tenggara, untuk berkembang melalui pendidikan, literasi, dan kreativitas.
Laporan: Jumrin






















Tinggalkan Balasan