KKA di Desa Laywo Jaya, Mahasiswa UM Kendari Paparkan Program Kerja

Keterangan Gambar : Suasana Rapat Antara Mahasiswa KKA UM Kendari dan Pemerintah Desa Laywo Jaya

KONAWE KEPULAUAN – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari menggelar Kuliah Kerja Amaliah (KKA) tahun 2025 di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

330 mahasiswa UM Kendari tersebut tersebar di 4 (empat) kecamatan yakni Wawonii Timur, Wawonii Tenggara, Wawonii Selatan dan Wawonii Utara. Untuk Wawonii Timur, salah satunya ditempatkan di Desa Laywo Jaya.

Saat tiba di Desa Laywo Jaya, 10 mahasiswa KKA UM Kendari ini langsung memaparkan rencana program kerjanya kepada Pemerintah Desa Laywo Jaya dan perangkatnya. Paparan ini disampaikan dalam forum rapat yang digelar di Balai Desa Laywo Jaya, Kamis pagi (31/7/2025).

Kedatangan 10 mahasiswa KKA UMKendari yang akan mengabdi di Desa Laywo Jaya selama 45 hari ke depan disambut hangat oleh Kepala Desa Laywo Jaya, Sulham SH, MH beserta jajaran perangkat desa, BPD, dan perwakilan lembaga desa.

Koordinator Desa (Kordes) KKA UMKendari, Reza Alvared memimpin presentasi yang berisi gambaran umum potensi desa berdasarkan hasil observasi awal serta serangkaian program kerja yang telah dirancang timnya. Program-program tersebut dikelompokkan dalam beberapa bidang fokus utama.

Fokus utama tersebut diantaranya, pengolahan produk lokal potensial (Bricket dan Bumbu Serundeng dari bahan baku Kelapa), Sertifikasi Halal Pelaku usaha kecil dan mikro, pembuatan peta desa, pengadaan tempat pembuangan sampah, bakti sosial/kerja bakti bersama masyarakat, pembuatan plang jalan dan batas dusun, pengadaan lomba perayaan 17 Agustus, kegiatan sosialisasi jurusan untuk anak SMA, kegiatan sosialisasi terkait anti narkotika, pergaulan bebas, Bimbingan Belajar Anak (BBA), Pelatihan Literasi Digital bagi Siswa SD, infrastruktur dan teknologi pendataan aset desa berbasis digital, pembuatan peta digital desa, dan optimalisasi website desa yang sudah ada.

“Program-program ini kami susun berdasarkan hasil diskusi awal dengan beberapa perwakilan warga dan identifikasi kebutuhan yang kami lakukan selama masa observasi. Tujuannya adalah untuk memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan dan sesuai dengan visi pembangunan Desa Laywo Jaya,” jelas Reza Alvared.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Laywo Jaya Sulham SH, MH menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan persiapan yang matang dari para mahasiswa.

“Kami menyambut baik kedatangan adik-adik mahasiswa KKA UMKendari di Desa Laywo Jaya, rencana program kerja yang disampaikan sudah cukup komprehensif dan selaras dengan beberapa agenda pembangunan desa kami, terutama di bidang pemberdayaan ekonomi dan teknologi,” ujarnya.

Sulham juga memberikan beberapa masukan untuk penyempurnaan, seperti penekanan pada pendampingan yang intensif untuk UMKM keripik pisang agar bisa naik kelas, abon kelapa, serta integrasi program kesehatan dengan posyandu yang sudah ada.

“Kolaborasi dengan kader desa dan lembaga yang ada sangat kami harapkan agar program bisa tepat sasaran dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat luas,” tambahnya.

Rapat ini berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan dan pertanyaan dari perangkat desa serta lembaga desa yang hadir. Setelah diskusi, seluruh program kerja mahasiswa KKN UMKendari secara resmi mendapat persetujuan dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Laywo Jaya.

Dengan disetujuinya program kerja ini, mahasiswa KKN UMKendari siap mengimplementasikan berbagai kegiatan mereka selama sebulan setengah kedepan, didukung penuh oleh pemerintah dan masyarakat Desa Laywo Jaya.

Laporan: Jarman Alkindi

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *