Kapolres dan Direktur PT Kasmar Tiar Raya Tak Hadir RDP, AMM Kolut Tak Kendorkan Gerakan

Keterangan Gambar : Pengurus HMI Cabang Kolut dan Pengurus IMM Kolut Usai Menghadiri RDP

KOLAKA UTARA – Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Kolaka Utara, akhirnya terealisasi.

Namun sayang beribu sayang harapan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat (AMM) Kolaka Utara jauh panggang dari api. Hasil RDP pun diklaim sangat mengecewakan.

AMM menyayangkan lantaran Kapolres dan Direktur PT Kasmar Tiar Raya tak hadir dalam RDP yang digelar DPRD Kolaka Utara akibat semua persoalan dugaan tambang ilegal di Kolut khususnya di Kecamatan Batu Putih masih kabur tak jelas.

Atas hal ini, AMM tetap berkomitmen untuk terus menyuarakan penutupan dugaan tambang ilegal termasuk Jetty Tarsus PT Kasmar.

“Kami kecewa atas tidak hadirnya Kapolres dan Direktur PT Kamar Tiar Raya, Syahbandar Kolaka, dan Pemda, harusnya mereka hadir menjelaskan persoalan dan semua tudingan yang ada, tapi ini mereka tidak ada di RDP,” kata Ketua HMI Cabang Kolut, Ikbal pada Selasa (4/3/2025).

Sementara itu, Ketua PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kolut, M Farham Ridwan juga menegaskan bahwa AMM menolak RDP sebab pihak-pihak terkait pengambil kebijakan dan punya kapasitas tidak hadir.

“Kami tolak RDP dan kami tetap melanjutkan aksi kami untuk terus berjuang,” tegas M Farham Ridwan.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *