Serap Aspirasi Lewat Reses, Laskar Bili Siap Perjuangkan Usulan Masyarakat

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Konkep, Laskar Bili, SH, M.Sos Didampingi Pj Kades Wawolaa, Mursalin, S.Pd, M.Pd Saat Menanggapi Aspirasi Masyarakat

KONAWE KEPULAUAN – Anggota DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Laskar Bili, SH, M. Sos menggelar reses perdana untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Reses DPRD Konawe Kepulauan ini berlangsung mulai tanggal 27 Februari sampai tanggal 3 Maret 2025. Dalam agenda reses tahap I tahun ini, Laskar Bili melaksanakan reses di tiga desa yakni Desa Wawolaa Kecamatan Wawonii Barat, Desa Kawa Kawali Kecamatan Wawonii Barat, dan Desa Morobea Kecamatan Wawonii Tengah.

Sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan usulan-usulannya agar menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan.

Saat reses di Desa Wawolaa, Laskar Bili menerima aspirasi masyarakat terkait pembuatan drainase dan talud sungai karena sering terdampak banjir di setiap musim penghujan. Selain itu, warga juga mengusulkan pengadaan bantuan bibit nilam, bibit durian, dan obat herbisida.

Sedangkan warga Desa Kawa-Kawali juga mengusulkan pembuatan drainase dan pembangunan tanggul perumahan yang rawan longsor. Warga juga menginginkan bantuan bibit pala, bibit jeruk, dan pengadaan pupuk.

“Kami siap memperjuangkan aspirasi serta usulan-usulan tersebut, karena merupakan skala prioritas apalagi usulan warga Desa Wawolaa dan Kawa-kawali merupakan usulan menyangkut keselamatan hidup karena rawan bencana,” ujar Laskar Bili kepada Potretsultra.com, Jumat (28/2/2025).

Foto Bersama Anggota DPRD Konkep, Laskar Bili Usai Menggelar Reses

Selain di dua desa tersebut, politisi muda Partai Demokrat ini juga melaksanakan reses di Desa Morobea Kecamatan Wawonii Tengah. Warga setempat mengusulkan pembangunan tanggul pelabuhan nelayan, pemeliharaan berkala Jalan Poros Ahara Batumea, dan pengadaan bodi nelayan serta pengadaan alat tangkap untuk nelayan.

“Pelabuhan nelayan juga harus ditanggapi serius karenaa jembatan tersebut sangat penting bagi nelayan Morobea yang menggantungkan pencaharian mereka melaut,” ucapnya.

Laskar Bili juga menanggapi usulan terkait pemeliharaan rutin Jalan Poros Ahara Batumea. Ia menyebutkan bahwa hal tersebut harus menjadi perhatian serius.

“Kalaupun tidak teraspal paling tidak pemeliharaan rutinnya harus terus dilakukan. Karena kita pahami dari postur anggaran kita yang minim,” pungkasnya.

Laporan: Jarman Alkindi

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *