Masyarakat Cia Cia Laporo di Baubau Gelar Reuni Akbar Tujuh Tahunan

Keterangan Gambar : Kepala BPKAD Sultra Muhammad Ilyas Abibu Saat Memukul Gong pada Kegiatan Reuni Akbar Tujuh Tahunan Masyarakat Cia Cia Laporo Karya Baru - Bugi

BAUBAU – Masyarakat Cia Cia Laporo Karya Baru – Bugi Kota Baubau mengadakan reuni akbar 7 tahunan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Karya Baru Bugi, Kota bau bau, Sabtu (19/08/23) Pagi.

Hadir pada kesempatan ini, Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakilkan oleh Kepala BPKAD Sultra Muhammad Ilyas Abibu, Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse, Kapolres Buton yang diwakilkan oleh Kapolsek Sorawolio Iptu Widiyanti SH, anggota DPRD Kota Baubau dan Kabupaten Buton, Camat Sorawolio Muslimin, Lurah Karya Baru Ryan Adi Putra, Lurah Bugi Wahyudin, perangkat adat, serta tokoh masyarakat.

Pada Reuni 7 tahunan ini, diikuti oleh 16 kontingen diantaranya kontingen dari Provinsi DKI Jakarta, kontingen Kabupaten Tual, kontingen Kabupaten Timika, kontingen Kabupeten Raja Ampat, kontingen Kabupaten Moa, Samarinda, Sorong, Kota Ambon, Kabupaten Bintuni, Kabupaten Wamena, kontingen Kabupaten Asmat (Agas) Kabupaten Dobo, Ternate, dan tuan rumah Karya Baru – Bugi.

Dalam sambutannya Gubernur Sultra yang diwakilkan oleh kepala BPKAD Sultra, Muhammad Ilyas Abibu mengatakan, tentu kegiatan ini merupakan agenda penting dan menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh masyarakat Cia Cia Laporo Karya Baru – Bugi.

“Tujuannya adalah menjadi wahana untuk bertukar informasi, pengalaman serta saling menginspirasi satu sama lain demi meraih kemajuan masa kini dan masa yang akan datang,” ujar Muhammad Ilyas.

Lebih lanjut Muhammad Ilyas menjelaskan, kegiatan ini menunjukan betapa kuatnya rasa persaudaraan diantara rumpun masyarakat Cia Cia Laporo Karya Baru – Bugi. Persaudaraan tersebut baik di wilayah sultra maupun di daerah lain dari Sabang sampai Merauke.

“Tentu ini tidak lepas dari komando lembaga adat, lembaga masyarakat Cia Cia Laporo Karya Baru – Bugi,” jelasnya.

Kata dia, saat ini masyarakat Cia Cia Laporo hampir ada diseluruh wilayah nusantara dan berperan penting di berbagai kegiatan mulai dari bidang pemerintahan, hukum, ekonomi, jasa dan sebagainya.

“Semoga kedepan kita terus melestarikan adat dan budaya yang menjadi identitas masyarakat kita,” katanya.

Sementara itu, dalam keterangannya Ketua Panitia H. Sianto, S.Ag, M.Si mengatakan, reuni tujuh tahunan ini telah memasuki ke 5 kali, sejak tahun 1995. Masyarakat perantau setiap 7 tahun sekali itu, datang kesini untuk berkumpul dengan keluarga, silaturahmi, dan menggelar acara pesta adat, singgelo toowa, serta disertai dengan olahraga dan seni. Kegiatan itu yang dilakukan di iven 7 tahunan sekali ini.

“Harapannya disamping memperkokoh kebersamaan masyarakat Cia Cia Laporo masyarakat Karya Baru – Bugi ini juga untuk mengevaluasi perkembangan masyarakat Karya Baru – Bugi baik yang tinggal di kampung, maupun di perantauan, yang dievaluasi adalah bidang pendidikan, ekonomi, budaya, politik, dan agama,” harapnya.

Di tempat yang sama, Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse mengaku mengapresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Cia Cia Laporo Karya Baru – Bugi, baik yang ada di perantauan maupun di Kota Baubau, karena telah menyelenggarakan reuni 7 tahunan ini.

“Karena dari semangat reuni akbar ini kita membangun solidaritas dan kekompakan untuk membangun negeri,” ujar Ahmad Monianse.

“Harapannya selalu jaga solidaritas, dan dimapaun kita berada di negeri rantau agar selalu menjaga nama baik daerah,” pungkasnya.

Laporan: Akbar

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *