KONAWE KEPULAUAN – Sejarah 1 Muharram ditandai dengan peristiwa besar hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah. Sehingga 1 Muharram ditandai dengan awalnya kalender Hijriah
Dalam rangka memperingati hari besar Islam 1 Muharram 1445 Hijriah ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar Tabligh Akbar disertai Pawai Ta’aruf di depan Masjid Raya Langara Kecamatan Wawonii Barat, Rabu (19/07/2023).
Agenda tabligh akbar ini menghadirkan Ustadz Dr. H. Muhammad Junaidi, M.A, yang mengangkat tema pembahasan “Eratkan Ukhuwah, Perbanyak Ibadah”.
Ketua panitia kegiatan, Jamhur Umirlan, S.Pd, MM mengungkapkan, Tabligh Akbar dan Pawai Ta’aruf ini dihadiri oleh sejumlah siswa dari SD, SMP/Madrasah Tsanawiyah, SMA/SMK dan Majelis Taklim di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Wawonii Barat dan Kecamatan Wawonii Tengah. Dihadiri kurang lebih 1.000 jamaah, dan turut dihadiri pula oleh Unsur Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) Konawe Kepulauan.
Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Konkep itu juga mengatakan, agenda tabligh akbar dan pawai taaruf memperingati 1 Muharram ini menjadi agenda rutin tahunan dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan maka akan berkelanjutan pelaksanaannya, kita upayakan makin tahun makin optimal pelaksanaannya. Adapun yang menjadi kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan hari ini akan menjadi catatan perbaikan untuk tahun akan datang,” ujar Jamhur Umirlan.
Sementara itu, sambutan Bupati Konawe Kepulauan Ir. H. Amrullah, MT yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konkep, Ir. H. Cecep Trisnayadi, MM mengajak kepada seluruh jama’ah dalam merayakan tahun baru Islam ini untuk selalu berdoa dan berusaha menuju kebaikan dan kesejahteraan masyarakat untuk dapat hidup aman dan damai.
Ia berharap agar momentum peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi ajang dalam menghadirkan generasi muda yang berkarakter dan tunduk serta patuh pada ajaran-ajaran islam.
“Melalu peringatan tahun baru Islam ini harapannya akan tercipta generasi muda Islam yang tangguh berakhlak mulia serta tunduk dan patuh pada ajaran agama Islam. Pemuda juga harus berperan untuk menjaga kesatuan dan persatuan dalam kebhinekaan dan tetap merawat silaturahmi,” tutupnya.
Laporan: Jarman






















Tinggalkan Balasan