Wisata Literasi, Kolaka Utara Miliki Perpustakaan Desa Terbaik di Sultra

Keterangan Gambar : Peserta Wisata Literasi dari Kolaka Utara yang didampingi FASDA

KOLAKA UTARA – Kabupaten Kolaka Utara tak hanya dikenal memiliki sumber kekayaan alam yang melimpah, melainkan pula memiliki SDM pengelolaan perpustakaan yang cukup dibanggakan.

Kabupaten yang dipimpin Pj Bupati Kolut, Parinringi ini punya prestasi di bidang perpustakaan melalui Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) menuju Sultra Cerdas.

Ini adalah agenda kegiatan Fasilitator Daerah (FASDA) TPBIS dan PIC Se-Kabupaten Kolaka utara. Dimana setelah melalui musyawarah bersama, selama 1 tahun melakukan aksi menciptakan berbagai inovasi kreatif untuk menarik minat masyarakat datang berkunjung ke perpustakaan melakukan berbagai jenis kegiatan.

Program TPBIS adalah program prioritas Perpustakaan Nasional RI, dimana 2 tahun didampingi oleh Tim konsultan Perpusnas RI, setelah itu dianggap telah mandiri tetapi tetap terkontrol di monev melalui aplikasi SIM Perpustakaan.

Hal tersebut dipermantap setelah mendapatkan hasil Peer Learning Meeting (PLM) Nasional di Surabaya, Sulawesi Tenggara dalam capainya ditandai dengan warna merah yang berarti dalam TPBIS adalah capaian terbaik.

Di Sultra, ada 3 Perpusda kabupaten yang masuk terbaik implementasi program TPBIS secara Nasional yaitu Konsel, Buton, dan Kolaka Utara. Kabupaten Kolut ini telah ketiga kalinya masuk posisi terbaik. Disusul Perpus desa terbaik yaitu kesemuanya dari Kolaka Utara, yakni Perpustakaan Desa Rante Limbong , Desa Mattirobulu, Desa Latawaro, Desa Ponggiha, Desa Lapolu, dan Perpustakaan Desa Lambuno, dimana sudah kedua kalinya masuk terbaik skala nasional.

Konsep awal kegiatan ini adalah rekreasi menjadi wisata literasi yang bertujuan rekreasi sambil berbagi tips saling sharing pengalaman dalam menyukseskan program TPBIS. Sehingga perpustakaan dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah masing-masing menuju Sultra Cerdas, sejalan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra. Salah satunya membangun perpustakaan bertaraf internasional.

A. Idha selaku Fasda TPBIS Kolaka Utara menjelaskan, jika perpustakaan yang ada di kabupaten sampai ke desa telah diberdayakan berbasis inklusi sosial maka salah satu solusi pemerintah menekan penggunaan anggaran yang besar menjadi efektif efisien untuk menghasilkan hasil yang tak terhingga menuju suatu perubahan hidup masyarakat sejahtera dan mandiri.

Hal ini melalui pelibatan masyarakat di perpustakaan dengan menyediakan fasilitas sarana perpustakaan seperti komputer, buku, TV smart, dan perangkat TIK lainnya. Termasuk layanan jasa pengelola perpustakaan yang berkualitas dan berdaya saing menciptakan suatu produk bernilai jual.

“Awalnya, semua Mitra TPBIS ikut wisata literasi yakni ota Kendari, Konsel, Buton, Buteng, Baubau, Muna, Kolaka, Koltim, Kolut, Bombana, karena sesuatu lain hal teman-teman tak bisa bersama kami dalam kegiatan ini jadi yang sempat ikut Wisata literasi ini yaitu FASDA TPBIS dan PIC se Kabupaten Kolaka Utara,” ujar Idha dalam keterangan persnya, Rabu (28/12/2022).

Lanjut Idha, ada 20 orang yang melakukan wisata literasi dari Kolut yaitu Perpusda, perpusdes Rantelimbong, Mattirobulu, Latawaro, Ponggiha, Lapolu, Lambung, Woi Tombo, Latawe, dan Perpusdes Meeto.

“Yang ikut membersamai kami juga berkunjung ke Kantor Gubernur melakukan sosialisasi sekaligus advokasi keberlanjutan program TPBIS yaitu PIC Kota Baubau sebanyak 3 orang, Koltim 1 orang, FASDA Bombana sekaligus PIC Desa Perpustakaan Gembira Lakomea 1 orang,” katanya.

Kata dia, keuntungannya jika mereplikasi kegiatan ini adalah dapat menggunakan aplikasi secara gratis, meminimalkan penggunaan biaya pendataan peningkatan literasi ke desa atau kabupaten, 1 data ke kabupaten, provinsi yang terintegrasi langsung ke pusat melalui aplikasi SIM, serta dapat menggiring desa menjadi desa mandiri masyarakat sejahtera.

“Dampak kunjungan kami ke Ibu Pj Bupati Kolaka Utara menjadi candu pada rombongan Wisata Literasi dimana menghasilkan fasilitas layanan dokumentasi dan rekreasi ke Toronipa secara gratis dan merupakan penyemangat baru kita ber aksi, berkolaborasi di PLM Nasional tahun 2023,” jelasnya.

“Alhamdulillah, terima kasih atas dukungannya terhadap wisata literasi, smoga ibu Pj Bupati diberikan kesehatan dan kebahagiaan selalu. Amiin,” ungkapnya.

Idha juga menambahkan, kegiatan ini memberikan pembelajaran sesama mitra supaya lebih mempererat kebersamaan yang menimbulkan kasih sayang untuk saling berbagi cerita kesuksesan dan kegagalan yang melahirkan solusi di tahun 2023 nanti.

Adapun agenda kegiatan wisata literasi yang dilaksanakan 22 hingga 25 Desember 2022 ini meliputi:
1. Pelepasan oleh Jadis Perpusda Kolaka Utara
2. Sosialisasi wisata literasi dan program TPBIS di perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Kolaka
3. Sosialisasi wisata literasi dan program TPBIS di perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Kolaka Timur
4. Kunjungan ke kantor Gubernur yang diterima langsung oleh Sekda Provinsi, wagub Sultra yang didampingi oleh Sekdis Perpus dan Kearsipan Provinsi bersama FASDA Provinsi.
5. Kunjungan ke kantor perpustakaan provinsi yang diterima oleh Sekdis bersama FASDA Provinsi
6. Bincang kita di Met TV Kendari PT Kendari Mediatama Group
7. Kunjungan ke Pj Bupati Kolaka Utara di Rujab Wagub Sultra
8. Wisata alam dan wisata kuliner seputar Kota Kendari.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *