KONAWE KEPULAUAN – Sebagai seorang abdi negara dan masyarakat memberikan pelayanan yang maksimal adalah merupakan suatu keniscayaan dan keharusan.
Prinsip itulah yang selama ini coba ditunaikan didalam menjalankan proses penyelenggaran pemerintahan menjelang satu periode ini. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Lebo Kecamatan Wawonii Timur Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Budiman saat ditemui dikediamannya, Kamis. (06/10/2022).
”Menjadi seorang pemimpin tentu bukan sesuatu hal yang mudah. Sebab pasti diperhadapkan pro-kontra di tengah masyarakat. Dan itu merupakan suatu hal yang lazim di alam pemerintahan. Tinggal bagaimana kita memposisikan diri sebagai pemimpin yang siap untuk di kritik dan juga siap untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat. Sehingga didalam pengambilan keputusan, musyawarah-mufakat merupakan suatu hal yang wajib dilakukan,” terang Budiman.
Menurut Budiman, pelayanan di sektor kesehatan, pertanian, perikanan, dan peningkatan mutu pendidikan anak selalu menjadi prioritas utama. Sehingga setiap tahun selalu dianggarkan bantuan pendidikan berupa atribut sekolah, buku, polpen, dan lain sebagainya. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada anak-anak yang saat ini sedang mengenyam pendidikan, baik itu di tingkat PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA.

Kades Lebo, Budiman Saat Menyerahkan Bantuan Pendidikan
Selain itu, kata Budiman, kendala yang sering dihadapi selama ini, yakni terkait pembangunan fisik berupa gedung. Sebab hingga kini untuk sumber DD belum diperbolehkan untuk dilakukan pembangunan balai desa.
“Sementara untuk menunjang penyelenggaraan pemerintahan desa yang akuntabel, sarana-prasarana merupakan salah satu hal yang paling urgen. Untuk itu kita berharap semoga hal ini bisa mendapat atensi dari pemerintah setempat,” kata suami Isma Sisilia, S.Si ini.
Berdasarkan amanat undang-undang Kepala Desa Lebo bersama 58 desa lainnya dipastikan berakhir massa jabatannya pada 22 November 2023 mendatang. Saat ditanya apakah masih akan maju sebagai incumbent pada Pilkades selanjutnya, Kepala Desa Lebo Budiman menjawab dengan dingin.
”Untuk saat ini kita masih fokus menyelesaikan tugas-tugas yang sudah terprogram dalam RKPDes dan APBDes sehingga belum memikirkan tentang pencalonan,” terangnya.
Hal yang paling utama menurut Budiman, yakni menjalankan mandat sebaik-baiknya yang sudah diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Kendatipun demikian, masyarakat lah yang akan memutuskan nantinya apakah masih akan diberikan restu dan kesempatan untuk kembali mengabdi atau tidak,” jelas Ayah Anugrah Rizky Permadi dan Dara Ainan Kinanty ini.
Lebih lanjut Budiman menambahkan, mengenai anggaran ADD dan DD Desa Lebo tahun 2022 ini sebesar Rp. 1. 069.907.000, untuk sumber Dana Desa sebesar Rp. 703.080.000, sedangkan Anggaran Dana Desa sebesar Rp. 366.827.000.
Budiman merincikan, peruntukkanya untuk tahap I pengadaan profil desa sebesar Rp. 20.000.0000, honor Kader Posyandu periode Januari-Juni sebesar Rp. 22.800.000, honor KPM periode Januari-Juni Rp. 1.800.000, oprasional kader Posyandu Rp, 3.500.000, dan BLT periode Januari-Maret sebesar Rp. 55.800.000 dengan jumlah penerima sebanyak 62 KPM.
Selain itu, sambung Budiman, makanan tambahan untuk ibu hamil dan menyusui sebesar Rp.7.627.00.000. Pihaknya menganggarkan desa siaga kesehatan sebesar Rp. 28.000.000.
Pengadaan obat herbisida sebesar Rp. 29.000.000 untuk jumlah penerima 113 KK.
“Sehingga total belanja desa untuk tahap I sebesar Rp 168.739.200,” ucapnya.

Warga Desa Lebo Saat Menerima Bantuan Alat Tangkap Perikanan dari Pemdes
Untuk tahap II pihaknya menganggarkan untuk bidang pendidikan sebesar Rp.5.000.000, bantuan perikanan berupa pengadaan pukat Rp. 14.000.000, pengadaan strom penghalau babi sebanyak tiga unit sebesar Rp. 18.000.000, pengadaan bibit sayur Rp 7.296.000. Pembayaran BLT untuk periode April-Juni sebesar Rp. 55.800.000 dengan jumlah penerima 62 KPM.
Untuk tahap, Pemdes Lebo menganggarkan pembangunan Glgedung serba guna sebesar Rp. 130. 928.000, BLT periode Juli-September sebesar Rp. 55.800.000 dengan jumlah penerima sebanyak 62 KPM. Selain itu, untuk sisa anggaran di perintukkan untuk siaga kesehatan.
Laporan: Redaksi
























Tinggalkan Balasan