Libur Lebaran, Wisata Pantai Lagunci di Busel Diserbu Ribuan Pengunjung

Keterangan Gambar : Suasana Pengunjung di Pantai Lagunci Buton Selatan

BUTON SELATAN – Usai berlebaran Idul Fitri, warga biasanya memanfaatkan momen liburan dengan mengunjungi berbagai spot wisata.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kini Desa Bahari Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan (Busel) dipadati ribuan pengunjung tiap harinya di momen lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 Masehi. Para pengunjung ingin menikmati spot wisata Pantai Lagunci yang terletak di Desa Bahari Tiga Kecamatan Sampolawa.

Keindahan panorama Pantai Lagunci yang kerap kali disebut-sebut sebagai Pantai Ratu Ampat ini menyimpan banyak spot yang menarik untuk diabadikan melalui foto selfie atau foto bersama keluarga. Yang paling menarik adalah adanya replika kapal boti yang dibangun di atas bongkahan batu di Pantai Lagunci.

Tampak para wisatawan bergantian naik ke replika kapal boti di atas bongkahan batu tersebut untuk sekedar menikmati pemandangan Pantai Lagunci dari atas kapal dan mengabadikan momen dengan berselfie atau foto bersama.

Kepala Desa Bahari Tiga, Tasman, S.Pd kepada Potretsultra.com menjelaskan, di momen lebaran Idul Fitri tahun 2022 ini Pantai Lagunci menjadi pilihan banyak pengunjung untuk berwisata, menikmati keindahan pantai, dan mengabadikan momen dengan selfie atau foto bersama di atas kapal boti.

“Alhamdulillah mulai dari hari lebaran sampai beberapa hari selanjutnya, Pantai Lagunci masih ramai dan dipadati pengunjung. Apalagi tahun ini para pengunjung bisa menikmati pemandangan pantai dengan naik ke atas kapal boti yang dibangun di atas bongkahan batu,” ujar Tasman, Sabtu (7/5/2022).

Kata Tasman, tak kurang dari sekitar 2.000-an wisatawan yang berkunjung ke Pantai Lagunci tiap harinya. Mereka bukan hanya wisatawan lokal Busel, namun para wisatawan ini dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Tiap hari ribuan pengunjung yang datang ke Pantai Lagunci, ada yang dari Baubau, Kendari, Buton, Buton Utara, Wakatobi, ada juga dari Muna. Bahkan ada juga wisatawan dari Amerika,” jelasnya.

Kades yang juga penulis buku itu mengatakan akan terus melakukan pembenahan dan menghadirkan ide-ide kreatif lainnya dalam pengelolaan wisata Pantai Laugunci. Kedepan, Tasman merencanakan akan menambah beberapa fasilitas lainnya sebagai penunjang dan kelengkapan wisata.

“Menjadi tanggung jawab kami yang selanjutnya selaku pemerintah desa untuk berbenah lagi dalam pengelolaan wisata dan menambah fasilitas yang masih kurang dan kelengkapan lainnya untuk wisata Pantai Lagunci,” tuturnya.

Tasman berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Selatan ikut memberikan dukungan terkait pengembangan wisata Pantai Lagunci agar objek wisata Busel ini, tidak hanya dikenal di level Sulawesi Tenggara (Sultra) namun dikenal luas di level nasional bahkan internasional.

“Diharapkan kepada Pemda setempat untuk fokus pengembangan wisata di Busel pada khususnya di Pantai Lagunci, agar wisata Busel bukan hanya dikenal di tingkat nasional, namun internasional juga. Sehingga akan tercipta berkembangnya ekonomi kreatif di Busel,” harapnya.

Laporan: Said

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *