Plt Wali Kota Baubau Ikuti Diskusi Ringan Bersama Para Developer

Keterangan Gambar : Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse Saat Memberikan Sambutan (Sumber: Akun FB Pemkot Baubau)

BAUBAU – Pelaksana tugas (Plt.) Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse mengikuti diskusi ringan bersama para Developer yang ada di Kota Baubau.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT. Bank Tabungan Negara (BTN) ini, dilaksanakan di Aula Metro Entertainment Baubau, Sabtu (22/1/2022).

La Ode Ahmad Monianse saat ditemui sejumlah media usai mengikuti diskusi tersebut mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya Bank BTN untuk mempertemukan pengembang dengan Pemerintah, untuk membahas beberapa persoalan yang berhubungan dengan properti.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah sambung rasa, mudah-mudahan beberapa saran dan masukan dari mereka akan menjadi dasar buat kami, di dalam melakukan upaya perubahan-perubahan yang berbentuk regulasi, tentunya regulasi yang mendukung iklim investasi,” ujarnya seperti dikutip dari akun resmi @pemkotbaubau.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menambahkan, dalam diskusi tersebut pihaknya bersama para Developer menyepakati, untuk menindak lanjuti forum tersebut dengan pertemuan secara rutin tiga bulan sekali, agar komunikasi antara Pemerintah dengan Developer terus tersambung.

“Dengan begitu, maka dinamika yang berkembang di antara para Developer perumahan ini terus terpantau oleh pemerintah. Sehingga kalau ada masalah-masalah yang muncul, maka kita dapat menyelesaikannya sesegera mungkin,” tuturnya.

“Dan ini adalah sebagai bentuk rasa tanggung jawab Pemerintah terhadap para pengembang perumahan kita. Karena kami menyadari bahwa para pengembang juga adalah salah satu faktor yang penting di dalam membangun Kota Baubau ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan, dalam diskusi tersebut para Developer meminta agar diberikan kemudahan dalam berurusan. Misalnya prosedur pengurusannya diperpendek. Di mana, prosedur-prosedur tersebut telah diatur dalam regulasi yang ada selama ini.

“Mungkin itu juga perlu kami evaluasi, termasuk ada beberapa nilai yang dianggap itu masih besar, sementara di daerah lain ada pengurangan. Maka kami pun akan mempelajari kembali regulasi-regulasi yang ada, sebagai upaya untuk mendukung kebijakan iklim investasi di Kota ini,” tutupnya.

Laporan: Aden

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *