KONAWE KEPULAUAN – Reses merupakan kewajiban bagi setiap dewan yang menjadi perwakilan rakyat, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. Hal tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi dari warga yang telah menjadi konstituennya.
Serap aspirasi rakyat, 20 anggota DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar reses tahun 2022. Mereka turun ke Daerah Pemilihannya masing-masing.
Ketua DPRD Konkep Ishak, SE turun ke wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Wawonii Tenggara dan Wawonii Selatan. Reses kali ini, Ishak menemui konstituennya di beberapa desa untuk wilayah Dapil Kecamatan Wawonii Selatan dan Kecamatan Wawonii Tenggara. Saat politisi Partai Demokrat itu ke Desa Puuwatu Kecamatan Wawonii Selatan menerima sejumlah aspirasi. Diantaranya yakni jaringan perpipaan, bantuan kelompok nelayan, talud pantai, dan lanjutan pagar SMPN 2 Wawonii Selatan.

Ketua DPRD Konkep, Ishak, SE
Sedangkan warga Wawouso Kecamatan Wawonii Selatan saat menghadiri reses Ketua DPRD Konkep tersebut, mereka menyuarakan pembangunan deker dari jalan poros menuju Desa Wawouso. Selain itu warga Wawouso juga mengharapkan bantuan bibit untuk kelompok tani Nilam dan petani sawah. Aspirasi lainnya yakni pembangunan talud pantai Wawouso Raya dan rehab air bersih, termasuk pengaspalan jalan sejauh 7 Km untuk ruas jalan Wawouso menuju Bobolio.
“Segala yang diaspirasikan warga ini yang menjadi prioritas akan kita kawal dan perjuangkan supaya bisa terealisasi,” ujar Ishak saat ditemui usai Reses, Senin (21/3/2022).
Saat berkunjung ke Desa Baku-Baku dan Bobolio Raya Kecamatan Wawonii Selatan, Ishak menerima aspirasi dari warga agar dibangun talud pantai Baku-Baku, talud pantai Desa Bobolio Raya, lanjutan pagar dan penataan halaman SDN 1 Bobolio dan SDN 2 Bobolio, lanjutan pagar dan penataan Puskesmas Bobolio. Selain itu, warga juga mengharapkan adanya pembangunan drainase di Kelurahan Sawaea, peningkatan jalan penghubung ke Desa Baku-Baku, dan peningkatan jalan wisata Baku-Baku ke Bobolio.
Selain itu, Ishak juga menerima aspirasi dari warga Mosolo Raya Kecamatan Wawonii Tenggara. Warga meminta agar drainase di wilayah jalan raya dilanjutkan pembangunannya. Begitupun dengan talud pantai Mosolo Raya juga diminta agar pembangunannya dilanjutkan.
“Warga Mosolo Raya mengaspirasikan kelanjutan pembangunan drainase dan kelanjutan pembangunan talud pantai, sebagai wakil rakyat maka ini menjadi tugas kita untuk mengawal dan memperjuangkan segala aspirasi-aspirasi dari konstituen ini,” pungkasnya.

Ketua DPRD Konkep, Ishak (Tengah) Didampingi Pelaksana Desa Sinar Masolo, Sekdes, dan Ketua BPD
Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Konkep, Imanudin, S.Pd turun langsung ke warga Kecamatan Wawonii Utara dan Kecamatan Wawonii Timur Laut untuk mendengar segala apa yang diaspirasikan oleh konstituennya tersebut.
Saat menggelar reses di Desa Palingi Timur Kecamatan Wawonii Utara, Imanudin diminta memperjuangkan pembangunan drainase, pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT), dan penimbunan jalan menuju arah pantai di desa tersebut. Selain itu untuk meningkatkan minat baca masyarakat, warga meminta agar dibangun Taman Baca Masyarakat di Desa Palingi Timur.
“Kalau di Palingi Timur, ada beberapa yang menjadi usulan warga seperti pembangunan drainase, jalan tani, penimbunan jalan ke pantai, dan taman baca,” ujar Imanudin kepada Potretsultra.com, Selasa (22/3/2022).

Wakil Ketua DPRD Konkep, Imanudin, S.Pd (Tengah) Saat Menggelar Reses I Tahun 2022
Selain warga Desa Palingi Timur, Imanudin juga diminta untuk membangun Taman Baca Masyarakat di Desa Noko dan Baho Bubu Kecamatan Wawonii Timur Laut. Aspirasi itu diserap saat ia melakukan reses di 2 (dua) desa tersebut.
Ada sejumlah program yang diusulkan oleh warga Desa Noko dan Baho Bubu yakni pengadaan jaringan internet, pembangunan lapangan untuk bola voli, sumur bor (air bersih), penimbunan wilayah perkampungan, dan pembangunan drainase. Warga juga mengusulkan agar ada industri khusus nilam atau penggilingan nilam.
“Yang jelasnya usulan-usulan warga ini akan kita kawal dan perjuangkan, semoga terealisasi,” jelas Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Wakil Ketua DPRD Konkep, Imanudin, S.Pd
Untuk menyerap aspirasi para konstituennya, Anggota DPRD Konkep Muhammad Farid ‘turun’ reses di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Wawonii Tenggara dan Kecamatan Wawonii Selatan. Untuk Reses pertama di tahun 2022 ini, Farid menyerap aspirasi di 3 (tiga) desa yakni Desa Waturai, Desa Kekea, dan Desa Tondonggito. Ketiga desa tersebut berada di Kecamatan Wawonii Tenggara.
Sejumlah aspirasi dan usulan warga disampaikan ke Muhammad Farid agar dikawal dan diperjuangkan. Sehingga usulan-usulan tersebut dapat terealisasi. Beberapa usulan warga yang dianggap prioritas yakni usulan terkait pembangunan infrastruktur fisik.

Foto Bersamai Usai Reses Muhammad Farid (Foto: IST)
Salah satu warga yang menghadiri Reses tersebut, La Jaadi (40) mengharapkan agar akses ruas jalan lingkar jalur Polara menuju Roko-Roko perlu dilakukan pengaspalan.
“Kami berharap agar Pak Farid bisa memperjuangkan pengaspalan jalan dari Polara menuju Roko-Roko,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III itu mengaku siap mengawal dan memperjuangkan pengaspalan ruas jalan yang diusulkan warga. Karena kata dia, akses jalan berperan penting dalam meningkatkan perputaran roda ekonomi khususnya desa-desa di wilayah Kecamatan Wawonii Tenggara, dan umumnya Konawe Kepulauan.
“Tentu apa yang menjadi usulan-usulan warga ini akan kita usahakan supaya bisa dianggarkan nanti,” ujar Muhammad Farid kepada Potretsultra.com, Rabu (23/3/2022).

Ketua Komisi III DPRD Konkep, Muhammad Farid
Selain usulan pengaspalan ruas jalan lingkar, lanjut Farid, warga juga mengusulkan pembuatan drainase wilayah Polara Raya, pembangunan dan penimbunan tanggul pantai Desa Kekea dan Kelurahan Polara, pembangunan talud kali Waturai, normalisasi kali Sangi-Sangi Desa Tondonggito, dan pembangunan rehab jembatan Waturai.
Sebagian besar warga Polara Raya itu juga mengusulkan agar dibuatkan akses Jalan Usaha Tani (JUT), bantuan-bantuan di sektor pertanian, dan bantuan alat tangkap ikan untuk para nelayan. Farid juga menerima aspirasi terkait usulan bantuan bedah rumah. Di bidang pendidikan, Farid juga menerima dua usulan. Diantaranya pembangunan SDN Waturai dan pembangunan gedung TK di Tondonggito.
Laporan: Jubirman






















Tinggalkan Balasan