KOLAKA UTARA—Anggota DPRD Kolaka Utara dari Komisi III, H. Agusalim Dini melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang III tahun 2025.
Agusalim Dini menyerap aspirasi masyarakat di empat titik berbeda dalam satu hari, Sabtu (19/9/2025). Sejumlah kebutuhan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat menjadi fokus utama yang disampaikan warga.
Di Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Tiwu, warga mengusulkan rabat jalan sepanjang 1.000 meter yang menghubungkan Dusun I hingga Dusun V, pemasangan penerangan jalan di Dusun I–II, serta normalisasi saluran air di Dusun II sepanjang 500 meter.
Selain itu, masyarakat berharap adanya pelatihan pembuatan kue dan keripik lengkap dengan peralatan pendukung, serta bantuan alat pertanian dan pertukangan.
Masih di hari yang sama, Kecamatan Watunohu menjadi lokasi reses berikutnya. Di wilayah Desa Lelehao, aspirasi yang muncul antara lain pembangunan jalan tani sepanjang 1,5 Km dengan lebar 120 meter, penanganan sumbatan gorong-gorong, pembangunan drainase Nyule–Lelehao, serta pengadaan perahu untuk nelayan.
Di Desa Meto, Kecamatan Watunohu, masyarakat mengusulkan pembangunan jembatan, pengerasan jalan di Dusun II, pemasangan lampu jalan, dan normalisasi sungai agar aliran air tetap lancar terutama saat musim hujan.

Suasana Reses yang Digelar Anggota DPRD Kolaka Utara, H. Agusalim Dini
Dilanjutkan di Desa Nyule, Kecamatan Watunohu. Warga mengajukan permintaan pemasangan tiang listrik jaringan PLN dari Lelehao–Nyule–Sarona, pengadaan perahu, lampu jalan, dan saluran air (drainase).
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan rabat jalan Nyule–Sarona, program bedah rumah, serta bantuan peralatan penunjang ekonomi seperti alat toram (organel), mesin pertukangan, mesin pembuatan bata di tiga dusun, pengadaan bibit jagung jenis Bisi 18, dan mesin penggala sabuk kelapa.
H. Agusalim Dini menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat dewan dan koordinasi bersama pemerintah daerah.
“Setiap usulan akan kami perjuangkan sesuai prioritas dan kebutuhan mendesak masyarakat,” ujarnya.
Melalui reses ini, diharapkan program pembangunan daerah semakin tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Laporan: Andika






















Tinggalkan Balasan