JAKARTA – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) secara resmi menunjuk Plt. Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka Utara sebagai salah satu moderator nasional dalam kegiatan Kelas BerGiSI (Berbagi, Seru, Inspiratif).
Andi Idha Tumba Lolo Padjung, S.Sos., M.Si ditunjuk sebagai moderator pada Pertemuan Pembelajaran Sebaya Tingkat Nasional Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Tahun 2025.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Perpusnas bernomor B.9634/4/PPM.06/XI.2025 tanggal 14 November 2025. Bersama empat Pelatih Ahli TPBIS terpilih lainnya, Andi Idha bertugas memfasilitasi proses belajar bersama pada kegiatan yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting pada Selasa, 9 Desember 2025.
Sebagai salah satu Koordinator Wilayah Pelatih Ahli Sulawesi Tenggara, Andi Idha memandu Kelas 5 dengan topik “Literasi Emosi dan Kesehatan Mental Komunitas (Ngobrol di Rak Buku: Merawat Mental Lewat Komunitas Literasi)”.
Sesi ini menjadi ruang berbagi praktik baik terkait bagaimana perpustakaan mampu menjadi ruang aman bagi masyarakat dalam meningkatkan literasi emosi dan mendorong kesehatan mental.
Pelatih Ahli TPBIS, Andi idha menjelaskan bahwa literasi emosi merupakan aspek penting dalam kehidupan komunitas.
“Emosi itu beragam dan setiap emosi valid. Bagaimana kita dapat mengelolanya dengan baik akan menentukan output dan outcome dalam kehidupan. Mengenali perasaan diri sendiri adalah langkah awal menuju kesehatan mental yang lebih baik,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Pertemuan Pembelajaran Sebaya Nasional 2025 mengangkat tema “Penguatan Budaya Baca dan Peningkatan Kecakapan Literasi untuk Martabat Bangsa”. Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengalaman, strategi sukses, dan inovasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial dari seluruh Indonesia.
Agenda nasional Perpusnas tersebut diikuti oleh seluruh mitra Program TPBIS, dinas perpustakaan provinsi dan kabupaten/kota, pengelola perpustakaan desa/kelurahan penerima program, fasilitator daerah, serta para pelatih ahli TPBIS.
Perpusnas berharap kegiatan ini mampu memperkuat jejaring, meningkatkan kompetensi para pengelola perpustakaan, serta mendorong lahirnya inovasi dalam pengembangan layanan literasi dan inklusi sosial di tingkat daerah.
Informasi dan konfirmasi kehadiran peserta difasilitasi melalui narahubung resmi panitia dari Perpusnas RI.
Laporan: Andika






















Tinggalkan Balasan