Para Pimpinan OPD di Konkep Jalani Retret: Menyatukan Gagasan Arah Pembangunan Daerah

Keterangan Gambar : Foto Bersama Saat Pemkab Konkep Menggelar Retret

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) terus berupaya memperkuat kekompakan dan menyatukan arah pembangunan daerah.

Salah satunya melalui kegiatan retret atau pembekalan intensif yang digelar bagi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat administrator.

Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, S.T dan Muhamad Farid, S.E ini berlangsung di Pantai Kampa, dan diagendakan selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Desember 2025.

Retret tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, didampingi Sekretaris Daerah Ir. H. Cecep Trisnajayadi, MM, para narasumber, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Bupati Rifqi menegaskan bahwa retret merupakan bagian penting dalam membangun kepemimpinan yang kuat dan solid. Menurutnya, konsep retret telah lama diterapkan di berbagai organisasi, perusahaan, hingga komunitas sebagai sarana refleksi dan penguatan kapasitas kepemimpinan.

Rifqi Saifullah menjelaskan, melalui retret ini para pimpinan diajak menyatukan gagasan berdasarkan pengalaman masa lalu, baik secara individu maupun kolektif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk evaluasi diri, perubahan pola pikir, harmonisasi kerja, serta penguatan kemandirian dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.

Lebih lanjut Bupati Konkep ini, menekankan bahwa lima tahun ke depan seluruh jajaran pimpinan daerah memiliki tanggung jawab besar untuk menyukseskan visi Wawonii EMAS (Ekonomi Maju, Adil, dan Sejahtera) Berkelanjutan Tahun 2030.

Visi tersebut telah dituangkan secara sistematis dalam lima misi dan delapan Gerbang Wawonii EMAS yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Konawe Kepulauan 2025–2029.

“Sejak Agustus 2025, RPJMD Konkep telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Itu berarti visi dan misi pembangunan bukan lagi sekadar janji kampanye, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan,” ujarnya.

Meski demikian, Rifqi mengakui bahwa awal masa pemerintahannya dihadapkan pada tantangan kebijakan efisiensi fiskal yang cukup signifikan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi pelaksanaan program strategis dan capaian kinerja daerah.

Namun, ia menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk melemahkan semangat kerja. Sebaliknya, kondisi itu harus dijawab dengan inovasi, kolaborasi, dan kerja tim yang solid.

Sebagai langkah strategis, Bupati Rifqi menekankan pentingnya membangun tim kerja yang dinamis, berintegritas, serta memiliki loyalitas tinggi. Salah satu upaya awal yang telah dilakukan adalah penyelesaian pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.

Menurut 01 Konkep tersebut bahwa retret ini menjadi titik awal pembentukan tim pemerintahan yang visioner, berwawasan luas, mampu mengelola risiko jabatan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Konawe Kepulauan.

Ia pun mengingatkan seluruh peserta untuk menanggalkan ego sektoral dan sikap individualistis, serta lebih mengedepankan kepentingan bersama dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

“Satukan langkah, pikiran, dan komitmen. Jadilah tim kerja yang tangguh untuk membangun Konawe Kepulauan ke arah yang lebih maju,” pungkasnya.

Laporan: Jarman Alkindi

Potretsultra Potretsultra Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *