KOLAKA UTARA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Kolaka Utara di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025.
Salah satu siswi SMP Negeri 15 Kolaka Utara, Esti Azzahra berhasil meraih juara pada ajang lomba mendongeng tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara dan berhak mewakili daerah ke Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2025 jenjang pendidikan dasar.
Berdasarkan pengumuman resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), 10 finalis tingkat SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat telah ditetapkan setelah melewati babak semifinal yang digelar secara daring pada 15–18 September 2025.
Para finalis, termasuk Esti Azzahra, akan bertanding pada babak final yang akan dilaksanakan secara luring di DKI Jakarta pada 3–8 November 2025.
Kepala Bidang Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara, Ismail S.Pd., M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Setiap ajang yang diselenggarakan pemerintah pusat melalui kementerian terkait, kita selalu berusaha tampil maksimal. Buktinya, dari beberapa kegiatan yang telah diadakan, anak-anak kita kerap berhasil menembus tingkat nasional,” ujar Ismail.
Ia menambahkan, capaian masuk semifinal saja sudah setara dengan prestasi nasional.
“Dan sekarang kita bahkan berhasil meraih juara. Khususnya di Sulawesi Tenggara, kita menjadi satu-satunya juara dalam lomba mendongeng sehingga berhak dipanggil ke pusat,” jelasnya.
Di tingkat nasional, Esti akan kembali bersaing bersama 10 peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
“Harapan kami, semoga anak-anak ini benar-benar dapat mengharumkan nama Kolaka Utara dan memperkenalkan potensi daerah kita. Kami juga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih kepada anak-anak berprestasi seperti ini, agar mereka mendapatkan penghargaan yang layak,” tambahnya.
Senada, Penjabat Sekda sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Kolaka Utara, H. Muh. Idrus, S.Sos., M.Si., menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah bagi siswa berprestasi.
“Pemerintah telah menyiapkan jaminan berupa beasiswa untuk jenjang pendidikan selanjutnya, pembinaan talenta, hingga uang saku selama pembinaan,” katanya.
Esti Azzahra, yang lahir di Pasampang, 29 Agustus 2010, adalah putri pasangan Firman dan Endang, warga Desa Pasampang, Kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara.
Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah, Esti diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya di tingkat nasional dan terus mengharumkan nama Kolaka Utara di kancah pendidikan dan kebudayaan.
Laporan: Andika






















Tinggalkan Balasan