Kembangkan Layanan Berbasis Digital, Kominfo Konkep Studi Tiru ke Konsel,

Keterangan Gambar : Kadis Kominfo Konkep dan Persandian, Jamhur Umirlan, S.Pd Didampingi Sekdis dan Staf Berfoto Bersama Kadis Kominfo Konsel (Foto: IST)

KONAWE KEPULAUAN – Adaptasi era digital tentu perlu diupayakan dan dimaksimalkan oleh semua instansi.

Apalagi Dinas Komunikasi dan Informasi yang aktivitasnya banyak bergelut dengan dunia digitalisasi. Hal inilah yang disadari penuh oleh Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) di bawah kepemimpinan Jamhur Umirlan, S. Pd selalu Kepala Dinas (Kadis).

Sehingga Dinas Kominfo Konkep pada Kamis (30/6/2022) melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Konawe Selatan dengan agenda studi tiru. Dalam kunjungannya, Kadis Kominfo Konkep didampingi Seketaris Dinas, dan staf.

Kunjungan studi tiru ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Dinas Kominfo Konsel, Hidayatullah. Kadis menunjukkan beberapa fasilitas kantor serta memperkenalkan pegawai dan operatornya.

Selain Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Hidayatullah juga membahas tentang potensi yang dimiliki operatornya dan kesejahteraan.

“Kami merekrut putra dan putri daerah yang memang berlatar belakang jurusan yang sesuai pada posisi yang akan kami tempatkan dan kesejahteraan mereka kami prioritaskan dari tenaga honorer lainnya dengan memberikan besaran 4 hingga 5 juta per orangan setiap bulannya dan itu termuat dalam Peraturan Bupati,” ungkap Hidayatullah kepada Kadis Kominfo Konkep.

Sementara itu, Kadis Kominfo Konkep, Jamhur Umirlan mengaku banyak belajar dari Dinas Kominfo Konsel terkait bagaimana penerapan aplikasi berbasis digital, termasuk kesejahteraan bagi para operator serta programer sesuai dengan bidangnya.

“Kita tidak akan berhenti mengupayakan di Konkep juga seperti itu apa lagi mengenai penerapan SPBE,” ujar Jamhur.

Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) seperti dilansir melalui menpan.go.id tengah menggencarkan transformasi digital di daerah melalui piloting penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Piloting dilakukan setidaknya pada 15 daerah yang memiliki nilai indeks SPBE relatif tinggi, dan kawasan pendukung kota. Piloting SPBE diawali dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kementerian PANRB Cahyono Tri Birowo mengatakan piloting yang dilakukan merupakan upaya untuk mewujudkan transformasi digital, terutama di daerah.

Dengan mewujudkan transformasi digital melalui penerapan SPBE diharapkan dapat mewujudkan pemerintahan yang efektif, responsif, dan adaptif sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Semoga kegiatan piloting ini bisa dimanfaatkan oleh forum melalui komunikasi yang lebih intens. Harapannya SPBE dapat menciptakan pelayanan publik dengan baik,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Laporan: Omen

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *