Kecelakaan Maut di Wawonii Timur, HMI Kendari Desak Penegakkan Hukum yang Tegas

Keterangan Gambar : Situasi Saat Terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas yang Berujung Maut di Ruas Jalan Munse Menuju Tekonea

KONAWE KEPULAUAN — Telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara satu unit mobil truk diduga milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) berplat merah dan satu unit sepeda motor di Jalan Poros Munse –Tekonea, Konkep pada Kamis (26/2/2026).

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Insiden ini menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat sekitar, khususnya masyarakat Tekonea Kecamatan Wawonii Timur.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari warga di sekitar lokasi, kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan melintas di ruas jalan poros yang menghubungkan Munse dan Tekonea. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi kejadian ini, Formateur Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari, Yusril menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya korban. Ia juga meminta agar aparat penegak hukum mengusut tuntas peristiwa tersebut secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban. Kami mendesak agar proses penyelidikan dilakukan secara terbuka dan memastikan adanya pertanggungjawaban apabila ditemukan unsur kelalaian,” ujar Yusril.

Selain itu, Yusril juga meminta agar Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Konawe Kepulauan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan menunjukkan tanggung jawab moral dan sosial dengan memberikan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan kepedulian atas musibah yang terjadi.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut penting untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, sembari tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Lebih lanjut, Yusril menegaskan pentingnya evaluasi terhadap operasional kendaraan dinas, khususnya kendaraan pengangkut material, agar selalu mengedepankan aspek keselamatan serta mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati, menjaga kecepatan, dan mengutamakan keselamatan bersama,” pungkasnya.

Laporan: Jumrin

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *