Kantah Kolut Hadiri Pelantikan Pejabat Struktural Lewat Daring di BPN Sultra

Keterangan Gambar : Foto Bersama Usai Menghadiri Pelantikan Pejabat Struktural se Indonesia Secara Daring (Foto: IST)

KENDARI – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, resmi melantik 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 77 Pejabat Administrator dari seluruh penjuru Indonesia.

Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) mengutus dua perwakilan yaitu Arbi Anto Gatot, SE selaku Kepala Sub Bagian Seksi Tata Usaha dan Bapak Muhtar Idrus, SH selaku Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran untuk menghadiri acara Pelantikan Pejabat Struktural Se-Indonesia yang telah berlangsung secara daring di Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara dan secara luring di Aula Prona, Jakarta, Kamis (03/07/2025).

Menurut Nusron Wahid, sebagai bagian dari upaya membangun sistem karier yang lebih terukur, berjenjang, dan berbasis pada prinsip meritokrasi. Kemenerian ATR/BPN sudah mulai menata ritme organisasi secara multi sirkuler yang lebih teratur dengan kepastian jabatan yang terukur bagi perjalanan karier para pegawai.

“Pola proses reorganisasi maupun konsolidasi organisasi yang kita lakukan ini minimal sudah mendekati pola dari perjalanan karier yang tepat, dengan pendekatan sharing the pain, sharing the gain,” jelas Menteri Nusron yang sekaligus mengakui bahwa Peraturan Menteri tentang career path masih dalam proses finalisasi.

Selanjutnya, Nusron Wahid juga mengingatkan seluruh pegawai harus siap ditugaskan di berbagai wilayah Indonesia. Karena Kementerian ATR/BPN merupakan instansi vertikal yang harus siap ditugaskan di berbagai wilayah Indonesia, baik di wilayah pusat, barat, tengah, timur, maupun terpencil dengan menumbuhkan semangat nationwide.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha bersama Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran menyaksikan secara langsung pelantikan Pejabat Administrator di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara yang di dalamnya juga terkandung pesan mengenai pemerataan penugasan (mutasi, reorganisasi, dan konsolidasi) dengan menganut sistem meritokrasi, bukan melalui unsur kedekatan atau subjektivitas lainnya.

Tim Redaksi

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *