KONAWE KEPULAUAN – Untuk meningkatkan budaya literasi, SMP Negeri 1 Wawonii Timur dan Pemerintah Desa Laywo Jaya Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menjalin kemitraan.
Kemitraan tersebut ditandai dengan Penandatanganan kerjasama pada Selasa (2/9/2025) yang dilakukan oleh Kepala SMPN 1 Wawonii Timur, Ansarullah Thamrin Mardhan, S.Pd, Gr dan Kepala Desa Laywo Jaya, Sulham, SH, MH. Penandatanganan ini dilakukan di Kantor Desa Laywo Jaya yang ikut disaksikan perangkat desa dan sejumlah guru.
Tujuan utama dari program kemitraan ini adalah untuk meningkatkan literasi murid SMPN 1 Wawonii Timur melalui akses buku yang lebih luas dan beragam dari Perpustakaan Desa Laywo Jaya.
“Dengan kerja sama ini, kami berharap siswa dapat mengembangkan minat baca dan pengetahuan yang lebih mendalam,” ujar Kepala SMPN 1 Wawonii Timur, Ansarullah Thamrin Mardhan.
Ansarullah berharap, melalui kemitraan yang terjalin ini para peserta didik di SMPN 1 Wawonii Timur dapat lebih mencintai membaca dan meningkatkan kemampuan literasi mereka, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada prestasi akademik dan pengembangan karakter peserta didik.
“Kami juga berharap kemitraan ini dapat terus berjalan dan berkembang menjadi lingkup yang lebih luas,” ucapnya.

Penyerahan Buku-buku dari Pengelola Perpustakaan Desa Laywo Jaya ke Kepala SMPN 1 Wawonii Timur
Sementara itu, Kepala Desa Laywo Jaya, Sulham mengapresiasi kerjasama yang terjalin dengan SMPN 1 Wawonii Timur ini dalam peningkatan dan penguatan budaya literasi. Karena menurutnya, pemerintah memiliki peran penting dalam berkolaborasi lintas sektor untuk mendorong penguatan literasi.
“Upaya meningkatkan dan menguatkan budaya literasi ini tidak dapat dilakukan sendiri, harus bekerjasama. Pemerintah harus menjadi penggerak multipihak agar budaya literasi kita dapat terus ditingkatkan,” ungkap Sulham.
Kata Sulham, pihaknya berkomitmen akan terus mendorong penguatan literasi dengan mengintegrasikan ke dalam agenda strategis pembangunan desa.
“Kebijakan literasi perlu diarahkan untuk mendukung pembangunan SDM dalam menghadapi era digitalisasi saat ini. Literasi digital perlu didorong seiring dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin pesat,” jelasnya.
Laporan: Jarman Alkindi






















Tinggalkan Balasan