KONAWE KEPULAUAN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) pada sejumlah nelayan.
Pemerintahan Konkep dibawah kepemimpinan Bupati Amrullah dan Wakil Bupati Andi Muhammad Lutfi melalui Dinas Perikanan Konkep membuka peluang sebanyak 100 nelayan untuk mengikuti kegiatan Diklat Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 mill laut dan Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM).
Kegiatan itu berkerja sama dengan Politeknik Pelayaran Barombong Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel). Agenda ini berlangsung selama 6 hari tepatnya tanggal 26 Februari sampai tanggal 2 Maret 2024, dipusatkan di Aula Dinas Perikanan Konkep. Prakteknya berlangsung di halaman TPI Langara dan Pelabuhan Rakyat Langara. Hal itu dilakukan, untuk mendorong visi Wawonii Bangkit.

Foto Bersama Peserta Diklat Bersama Panitia Penyelenggara Kegiatan
Kepala Dinas Perikanan Konkep, Ilham, S.Pi., MM mengatakan kegiatan ini sangat penting diikuti oleh seluruh nelayan di Konkep. Menurutnya, ketika ada pemeriksaan di tengah laut bisa langsung diperlihatkan sertifikat SKK 60 mill, dan jika nelayan tidak punya itu akan jadi masalah nantinya.
“Alhamdulillah, kemarin yang mengikuti kegiatan itu kurang lebih 100 peserta yang hadir, dan nelayan Wawonii sangat antusias mengikuti kegiatan itu. Insyallah akan dibuka kembali gelombang keduanya,” ungkap Ilham saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/03/2024).
Lebih lanjut Ilham menjelaskan bahwa kegiatan tersebut gratis. Dinas Perikanan dan Kelautan Konkep telah bekerja sama dengan pihak Politeknik Pelayaran Barombong Makassar, sehingga telah memfasilitasi segala kebutuhan yang ada selama kegiatan berlangsung.
“Terimakasi kepada pihak Politeknik Pelayaran Barombong Makassar yang telah meluangkan waktunya untuk hadir di Konkep untuk memberi materi dan pelatihan kepada masyarakat nelayan kami,” ucapnya.
Ilham berarap kepada seluruh nelayan yang ada di Konkep bagi yang belum mengikuti SKK 60 mill tersebut agar mengikuti di gelombang berikutnya. Ia berpesan kepada masyarakat nelayan yang telah mengikuti pelatihan ini agar sertifikat yang telah diberikan untuk dipergunakan dengan sebaik-baiknya guna mendorong perekonomian nelayan di Konkep.
Sementara itu salah satu nelayan Konkep dari Desa Sinaulu Jaya yg juga ikut pelatihan ini, Alisman mengaku sangat berterimakasi kepada Dinas Perikanan Konkep yang telah memberikan infomasi dan menfasilitasi untuk mengikuti kegiatan SKK 60 mill dan BTS-KLM tersebut.
“Kegiatan pelatihan seperti ini sangat bermanfaat untuk kami yang berprofesi sebagai nelayan, bukan hanya materi saja tapi kami dilatih langsung oleh mereka dan sertifikat 60 mil sangat menguatkan kami ketika ada pemeriksaan di tengah laut,” jelas Alisman.
Laporan : Jarman

























Tinggalkan Balasan