KONAWE KEPULAUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) terus menggencarkan upaya eliminasi penyakit Tuberkolosis (TBC).
Hal tersebut ditandai dengan Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak didampingi Wabup Muhammad Farid, SE melakukan penandatanganan komitmen bertajuk Pemkab Konkep Menuju Eliminasi TBC Tahun 2030, Jum’at (18/4/2025).
Selain itu, Pemkab Konkep melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sekaligus menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkolosis, dalam memperingati Hari Tuberkolosis Sedunia.
Kegiatan tersebut masih dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Kepulauan Ke 12 Tahun, sekaligus memperingati Hari TBC Sedunia.
Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, ST mengungkapkan, Tuberkolosis atau lebih dikenal dengan penyakit TBC salah satu penyakit menular yang masih menjadi tantangan besar bagi kesehatan dunia termaksud di wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan.
“Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menuju eliminasi Tuberkolosis pada tahun 2030, yang telah diamanatkan dalam RPJMD 2020-2024 dan strategis nasional penanggulangan Tuberkolosis,” ungkapnya.
Bupati muda juga itu mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Konkep untuk selalu berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit TBC.
“Mari kita tingkatkan pengetahuan tentang penyakit ini, lakukan pemeriksaan secara berkala, dan dukungan mereka yang sedang berjuang melawan penyakit TBC ini,” ucapnya.
Sementara itu kepala Dinas Kesehatan Konkep, Bisman Abdullah, SKM., M.AP menjelaskan, adanya kegiatan Gerakan Akhiri Tuberkolosis ini sebagai upaya untuk mensukseskan salah satu Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Konkep yaitu Gerakan Membangun (Gerbang) Wawonii Sehat untuk Semua.
Bisman berharap, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan jika ada keluarga, kerabat yang menderita penyakit TBC silahkan datang ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) terdekat untuk berobat.
“Penanganan penyakit TBC ini jenis penyakit menular, akan tetapi penyakit ini dapat disembuhkan dengan rutin berobat selama 6 bulan secara terus-menerus,” ujar Bisman.
Bisman mengimbau, jika ada sahabat atau keluarga yang terdiagnosa penyakit TBC dipersilahkan mendatangi langsung Puskesmas terdekat untuk berobat secara gratis. Hal tersebut agar penyakit itu tidak menular ke keluarga yang tinggal serumah.
Laporan: Jarman Alkindi






















Tinggalkan Balasan