Mahasiswa Apoteker UHO Sosialisasi Penggunaan Tablet Tambah Darah di SMAN 8 Kendari

Keterangan Gambar : Mahasiswa Apoteker UHO Saat Melakukan Pengabdian Masyarakat di SMAN 8 Kendari

KENDARI – Kelompok 36 Program Pengalaman Belajar Lapangan Mahasiswa Profesi Apoteker (PSPPA) Angkatan XV Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pengabdian Fakultas Farmasi UHO ini bertema “Sosialisasi dan Edukasi Penyakit Anemia serta Penggunaan Obat Tablet Tambah Darah pada Siswa-Siswi di SMAN 8 Kendari”.

Agenda tersebut berlangsung di SMAN 8 Kendari, berlokasi di Jalan Garuda Poros Moramo, Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai anemia, pentingnya pencegahan sejak dini, serta penggunaan Tablet Tambah Darah (TTD) yang tepat dan efektif.

Pengabdian ini dilaksanakan oleh mahasiswa Profesi Apoteker, yaitu Nuraini (O1B125316), Suci Lestari (O1B125353), Hirona Roman Pabendon (O1B125271), Azzahra Muhareva (O1B125233), dan Yusmin Marifatul Janah (O1B125393).

Kegiatan ini mendapat pendampingan dari dosen Fakultas Farmasi UHO, yakni Dr. Hj. Fery Indradewi Armadany dan Astrid Indalifiany.
Sebagai narasumber, para mahasiswa Profesi Apoteker memberikan materi edukatif kepada siswa-siswi mengenai bahaya anemia yang kerap dialami remaja, khususnya perempuan.

Dalam penyampaian materi, peserta diperkenalkan dengan gejala anemia yang dikenal dengan istilah 5L, yaitu lemah, letih, lesu, lelah, dan lalai. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak anemia terhadap kesehatan, termasuk menurunnya konsentrasi belajar, produktivitas, dan prestasi akademik.

Ketua kelompok Nuraini menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai gejala dan bahaya anemia, memberikan edukasi tentang cara mengonsumsi Tablet Tambah Darah yang benar, serta membangun kesadaran siswa agar rutin mengonsumsi TTD setiap minggu sebagai upaya pencegahan anemia.

Dalam sesi edukasi, peserta diberikan informasi mengenai cara penggunaan TTD yang tepat, seperti mengonsumsi tablet dengan air putih atau minuman yang mengandung vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi. Siswa juga diingatkan untuk menghindari konsumsi TTD bersamaan dengan teh atau kopi karena dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh.

Selain itu, dijelaskan pula berbagai cara untuk mengurangi efek samping yang mungkin muncul setelah mengonsumsi TTD, seperti rasa mual atau ketidaknyamanan pada saluran pencernaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman kesehatan di kalangan siswa, khususnya dalam mengenali gejala anemia sejak dini dan memahami dampak jangka panjangnya.

Selain itu, siswa diharapkan mampu menerapkan perilaku konsumsi TTD yang benar serta memiliki kesadaran untuk mengonsumsi tablet tersebut secara rutin tanpa perlu diingatkan secara terus-menerus.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya hidup sehat di lingkungan sekolah, di mana siswa saling mengingatkan dan mendukung satu sama lain untuk rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah sebagai langkah preventif dalam menurunkan angka kejadian anemia pada remaja.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Mahasiswa Profesi Apoteker PSPPA Angkatan XV Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi kesehatan yang berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda sebagai aset pembangunan bangsa di masa depan.

Tim Redaksi

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *