KOLAKA UTARA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menggelar kegiatan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kabupaten Kolaka Utara.
Kegiatan ini ecara resmi dibuka oleh Bunda Literasi Kabupaten Kolaka Utara yang diwakilkan oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka Utara. Rencananya pelaksanaan kegiatan dari tanggal 4 – 6 Mei 2026.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti oleh perwakilan siswa terbaik dari berbagai SD dan MI di seluruh wilayah Kolaka Utara bersama pendamping. Pembukaan acara turut dihadiri oleh dewan juri yang terdiri dari unsur pegiat literasi dari Kota Kendari, pemerhati literasi dari TP PKK Kabupaten Kolaka Utara, serta tenaga pendidik dari SMP Lazuardi Kendari.
Dalam sambutan pengantar kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka Utara, Murni Baso, S.Pd.SD, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mendukung gerakan budaya gemar membaca.
Selain itu, agenda ini juga sekaligus sebagai sarana pembinaan minat baca dan literasi anak sejak usia dini, dimana alokasi pendanaannya dari bantuan DAK non fisik perpustakaan nasional tahun 2026.
Dalam pernyataannya juga, Murni Baso menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya dilatih untuk membaca, tetapi juga memahami, menghayati, dan menyampaikan kembali isi bacaan dengan penuh ekspresi dan kreativitas.
“Lomba bertutur ini menjadi wadah bagi anak-anak kita untuk mengasah kemampuan berbicara, memahami isi bacaan, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi yang gemar membaca, mampu berpikir kritis, dan memiliki kecintaan terhadap budaya lokal,” ungkapnya, Senin (4/5/2026).
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dengan dibukannya sesi teknikal meeting sebelum lomba dan diberikan ruang diskusi kepada dewan juri dan panitia untuk melahirkan sebuah kesepakatan bersama pada saat lomba nantinya.
“Para peserta dinilai berdasarkan aspek penguasaan materi, teknik bertutur, ekspresi dan penjiwaan, kreativitas penyajian, serta penampilan dan sikap di dapan audiens,” jelasnya.
Murni Baso berharap, melalui kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum penting dalam meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan dalam memajukan literasi di Kabupaten Kolaka Utara.
Laporan: Andika






















Tinggalkan Balasan