KONAWE KEPULAUAN – Program digitalisasi sekolah yang menjadi prioritas pemerintah pusat kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh satuan pendidikan di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).
Pasalnya puluhan sekolah dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah menerima bantuan Interaktif Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID).
Bantuan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong proses belajar mengajar yang lebih modern, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kehadiran smart board memungkinkan guru menyajikan materi pembelajaran secara visual, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konkep, Armin, S.Pd., M.Pd, menjelaskan, program digitalisasi sekolah sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2025, tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Pembangunan dan Pengelolaan Sekolah Menengah atas Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran.
“Total alokasi bantuan smart board untuk SD dan SMP di Konkep mencapai 68 unit, terdiri dari 50 unit untuk SD dan 18 unit untuk SMP,” ujar Armin saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025).
Selain papan tulis pintar ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga menyalurkan 68 unit laptop yang didistribusikan ke sekolah-sekolah SD dan SMP guna menunjang proses pembelajaran berbasis teknologi.
Tak hanya itu, lanjut Armin, bagi sekolah-sekolah yang masih mengalami keterbatasan akses internet, pemerintah pusat juga nantinya akan menyiapkan hard disk eksternal berisi materi pembelajaran. Media ini memungkinkan proses belajar berbasis digital tetap berjalan secara offline.
“Hard disk tersebut bisa dijalankan sebagai media pembelajaran tanpa harus terkoneksi internet,” terangnya.

Tampak Siswa SDN 2 Wawonii Barat Saat Menggunakan Papan Interaktif Digital
Ia menambahkan, setelah PID dirakit dan digunakan di sekolah, hasil monitoring menunjukkan hampir seluruh SD dan SMP di Konkep sudah mulai menerapkan pembelajaran berbasis smart board.
“Sebagian besar guru juga sudah cukup lancar mengoperasikan PID. Di dalamnya tersedia media pembelajaran yang asyik dan menyenangkan bagi siswa,” katanya.
Namun demikian, Armin mengatakan, karena setiap sekolah, baru menerima satu unit smart board, pihak sekolah diminta mampu mengatur manajemen penggunaan agar seluruh siswa dapat merasakan manfaatnya secara merata.
Armin berharap, seluruh sekolah dapat merawat dan mengoperasikan perangkat digital tersebut dengan baik dan benar, sehingga dapat melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.
“Ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan, yakni Menuju Wawonii Emas (Ekonomi Maju, Adil, dan Sejahtera) Tahun 2030,” pungkasnya.
Laporan : Jarman Alkindi
























Tinggalkan Balasan