Tetap Kerja di Hari Libur, Plt Kadis DLH Kolaka Utara Pimpin Aksi Bersih Drainase Taman Literasi

Keterangan Gambar : Suasana Aksi Bersih-Bersih Drainase di Taman Literasi Kolaka Utara yang Dipimpin Langsung Kadis DLH Kolut

KOLAKA UTARA – Ada pemandangan spesial di area Taman Literasi Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), pada Kamis pagi (30/5).

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kolaka Utara, Patehuddin SH turun tangan memimpin aksi bersih saluran drainase di kawasan tersebut. Aksi bersih Plt Kadis DLH bersama timnya bergerak membersihkan seluruh sampah, rerumputan dan lainnya yang memenuhi saluran drainase Taman Literasi.

Hasil bersih-bersih ini, area taman tampak sangat bersih alias kinclong. Gerakan bersih ini wujud kepedulian Plt Kadis DLH dalam tanggungjawabnya terhadap kebersihan Kolaka Utara. Gerakan bersih-bersih kota ini tak perlu lagi tunggu perintah, hari libur pun seperti momen Hari Buruh 1 Mei tetap bergerak melakukan pembersihan.

Aksi ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH, dan Wakil Bupati H. Jumarding, SE, yang saat ini tengah digalakkan secara masif oleh jajaran DLH.

“Ini sudah jadi tanggung jawab saya, sebagai Plt. Kadis yang dipercaya untuk menjaga kebersihan dan keindahan ibu kota. Jadi area yang terlihat kotor harus segera dibersihkan. Terlebih di momen seperti Hari Buruh ini, kami ingin menunjukkan bahwa semua elemen pemerintah bekerja nyata di lapangan,” ujar Patehuddin saat ditemui di lokasi.

Fokus pembersihan kali ini adalah drainase yang tersumbat akibat tumpukan sampah dan rumput liar di sekitar Taman Literasi. Hal ini dinilai penting untuk mencegah genangan air yang bisa merusak estetika dan kenyamanan kawasan kota.

“Kalau saluran airnya lancar, tentu lingkungan akan lebih bersih dan sehat. Ini yang terus kami upayakan,” tambahnya.

Patehuddin, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) itu juga mengaku terus memotivasi seluruh personel DLH agar bekerja optimal dan mendukung penuh visi-misi kepala daerah.

“Program 100 hari kerja ini bukan sekadar janji. Ini komitmen nyata yang kami wujudkan lewat kerja lapangan. Harapannya, masyarakat juga ikut menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *