KENDARI – Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Jumat (28/6/2024) di salah satu hotel di Kendari.
Rapat Pemegang Saham tahun buku 2023 ini dihadiri Pj Gubernur Sultra yang diwakili Sekretaris Daerah, Asrun Lio. Ia sangat mengapresiasi kinerja BPR Bahteramas karena telah berhasil meningkatkan laba usahanya secara optimal di tengah persaingan bisnis yang begitu ketat.
“Tentu pencapaian ini menjadikan kita sebagai motivasi untuk terus bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan, khususnya di bidang perbankan kepada masyarakat kita di Sultra,” ungkap Asrun.
Sudah seharusnya sebagai pemilik saham atau nasabah inti, lanjut Asrun Lio, mengarahkan fokus dan dukungan kepada BPR Bahteramas se-Sultra. Ia juga mendorong peran BPR Bahteramas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Sultra.
“Kita bisa mencontoh BPR bahteramas Konawe yang tinggal menunggu hari baik saja untuk meresmikan kantor barunya. Dan selamat kepada pengawas dan direksinya atas kerja keras selama ini untuk meyakinkan kepada publik bahwa kita bisa melayani masyarakat khususnya perkreditan ini,” ujar Asrun.
Ia menitip pesan kepada seluruh Dewan pengawas BPR Bahteramas di Sultra untuk senantiasa meningkatkan pengawasan agar proses-proses bisnis bank bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Asrun Lio berharap kepada para direksi untuk mendukung pemetaan sektor ekonomi di wilayah Sultra. Selain itu juga harus selalu berkoordinasi dengan OJK terhadap semua tindakan yang terkait dengan tugas dan tanggung jawab sebagai direksi.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sultra, Ahmat mengatakan, kinerja BPR Bahteramas di Sultra sampai saat ini terus mengalami peningkatan. Kata dia, RUPS menjadi organ tertinggi di perusahaan BPR.
“Ini adalah memutuskan keputusan strategis sekaligus laporan kinerja keuangan tahun sebelumnya dan pemaparan rencana bisnis tahun 2025,” ucap Ahmat yang juga Dirut BPR Bahteramas Konawe itu.
Hingga saat ini perkembangan kinerja keuangan mencapai target dan melampaui presentase dari OJK termasuk pertumbuhan dana ke-3, pertumbuhan kredit, serta aset yang tahun ini menembus Rp 400 miliar lebih dari tahun sebelumnya sekitar Rp 300 miliar.
Ahmat juga mengatakan, kedepan BPR akan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal, menjalankan prinsip kehati-hatian, mendorong pengembangan SDM.
Laporan: Redaksi























Tinggalkan Balasan