KENDARI – Anggota Komisi II DPRD Kota Kendari, Apriliani Puspitawati kembali menyerap aspirasi warga pada reses yang dilakukan di BTN Graha Asri, Kecamatan Puuwatu, Jumat (27/10/2023).
Tak tanggung-tanggung, reses Apriliani kali ini menghadirkan ratusan warga dari 6 kelurahan se-Kecamatan Puuwatu.
Pada reses tersebut, pada umumnya warga meminta perbaikan infrastruktur di wilayah masing-masing, mulai dari jalan, lampu jalan lingkungan, drainase, sumur bor.

Reses anggota Komisi II DPRD Kendari, Apriliani Puspitawati. Foto: Istimewa.
Selain infrastruktur, ada pula warga yang menyinggung terkait harga sembako yang merangkak naik akibat kemarau panjang El Nino. Ada pula warga yang mengeluhkan kelangkaan dan mahalnya harga gas elpiji 3 Kg.
Ada pula yang membahas terkait kartu Indonesia sehat (KIS) yang tidak terealisasi ke warga, padahal telah melapor ke tingkat RT/RW, kelurahan hingga puskesos.
“Ada juga warga yang meminta bantuan modal usaha,” beber Apriliani.

Reses anggota Komisi II DPRD Kendari, Apriliani Puspitawati. Foto: Istimewa.
Menanggapi berbagai permintaan warga tersebut, Apriliani yang juga politisi PDIP itu mengaku bakal memperjuangkan aspirasi warga. Baik berupa melakukan koordinasi ke dinas terkait, maupun mengintervensi melalui APBD.
Kata dia, seluruh apirasi warga akan menjadi program prioritasnya di tahun 2024 mendatang, untuk direalisasikan dalam bentuk nyata.
“Sementara terkait kenaikan harga sembako dan gas elpiji, termasuk pengadaan air bersih, secepatnya akan dikoordinasikan ke dinas terkait soal penanganannya,” ungkap anggota DPRD Kendari Dapil Kecamatan Mandonga-Puuwatu itu.

Reses anggota Komisi II DPRD Kendari, Apriliani Puspitawati. Foto: Istimewa.
Apriliani juga tak lupa mengimbau ke warga agar tidak melakukan pembakaran di lingkungan sekitar di situasi kemarau ini yang dapat mengakibatkan kebakaran. Hal itu juga menjadi atensi Pemkot Kendari dalam penanggulangan bencana.
Laporan: Aden






















Tinggalkan Balasan