KENDARI, POTRETSULTRA.COM – sudah menjadi kebiasaan sekolah-sekolah di setiap tingkatan pendidikan menggelar euforia acara kelulusan seperti konfoi kendaraan bermotor atau pun aksi coret baju seragam.
Namun, hal ini bertolak belakang dengan kebiasaan yang dilakukan oleh sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pesantren Ummusabhri (Persi) Kendari, berbagai kegiatan positif diselenggarakan.
Kepala MTs Persi Kendari, Immanul Mutaqin menjelaskan, kegiatan bertema “Last Ceremony’ telah menjadi tradisi di MTs Pesri Kendari yang melibatkan guru dan siswanya sebagai momentum ajang silaturahmi jelang kelulusan yang diselenggarakan.
“Jadi kegiatan ini diisi dengan upacara bersama antara siswa kelas IX dan guru, kemudian ada pidato oleh siswa, ada pula silaturahmi siswa dengan adik kelasnya serta semua guru, lalu terakhir penerbangan balon di lingkungan madrasah, semuanya dikonsepkan oleh siswa kami,” jelasnya saat ditemui, Selasa (29/3/2022).
Immanul mengungkapkan, kegiatan yang diselenggarakan sebagai potret keakraban antara guru dan siswa yang tidak lama lagi akan berpisah. Sehingga bisa mengantisipasi siswa melakukan hal-hal negatif pada saat kelulusan nanti.
“Last ceremony ini menjadi medasi keinginan siswa meluapkan kegembiraan jelang kelulusan nantinnya. Ini kegiatan yang baik dan harus kita support terus dikembangkan dan sebagai alternatif dalam mengarahkan siswa ke hal-hal positif,” tambannya.
Kepada siwa-siswanya, Kepala MTs ini berharap anak didiknya bisa lulus dengan predikat yang baik, sehingga bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Kita berharap semua anak didik kita bisa lulus dengan 100% yang beberapa bulan lagi akan diumumkan. Tak hanya itu, semoga semua alumni MTs Pesri bisa menjadi generasi yang baik, bukan hanya dari segi kognisi tetapi keagamaanya juga,” tutupnya.
Laporan: Aden

























Tinggalkan Balasan