Terus Genjot Pembangunan, Gapensi Apresiasi Kerja Nyata Pemda Konkep

Keterangan Gambar : Ketua BPC Gapensi Konkep, Anton Jaya

KONAWE KEPULAUAN – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Kepulauan (Konkep) dibawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Amrullah, MT dan Wakil Bupati Andi Muhammad Lutfi, SE, MM terus menggenjot pembangunan, baik infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia (SDM).

Keseriusan Amrullah – Andi Lutfi dalam membangun Konkep patut mendapat apresiasi. Wajar bila Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Februari 2022 lalu menempatkan Kabupaten Konkep sebagai daerah yang paling inovatif urutan kedua se Sultra, setelah Kota Kendari.

Begitu pula dengan IAIN Kendari pada Desember 2021 lalu ikut memberikan penghargaan kepada Bupati Konkep sebagai apresiasi kepala daerah yang berdedikasi pada pendidikan masyarakat. Hal tersebut dinilai dari keseriusan Pemda yang menggelontorkan anggaram Miliaran rupiah dalam membangun SDM Pulau Wawonii melalui program Beasiswa Wawonii Cerdas.

Di sektor infrastruktur jalan dan jembatan, Pemda Konkep juga terus menggenjot pembangunan. Pada tahun 2021 lalu, Pemda Konkep berhasil melakukan pengaspalan jalan sejauh 12,278 Km dan membangun 3 (tiga) jembatan yakni Jembatan Noko, Jembatan Lebo, dan Jembatan Lamoluo 3.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Konkep, H. Harsin Abdul Rahim, S.Pd, M.Si melalui Sekretaris Dinas Munandar Mucharam, ST, M.Si mengungkapkan, dari total jalan lingkar 115,38 Km yang menjadi kewenangan anggaran Pemda, Amrullah – Andi Lutfi telah berhasil melakukan pengaspalan hingga Desember 2021 sejauh 53,97 Km.

“Total yang sudah diaspal mencapai 53,97 Km,” ungkap Munandar Mucharam saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Lanjut Munandar, sehingga seharusnya sisa ruas jalan lingkar yang belum diaspal yang menjadi kewenangan Pemda yakni 61,42 Km. Namun karena dikurangi ruas jalan menuju Pantai Kampa dan ruas jalan Tombaone sejauh 22,6 Km. Sehingga pengaspalan ruas jalan lingkar yang menjadi kewenangan Pemda tersisa 38,81 Km.

“Karena dikurangi dengan ruas jalan Kampa sekitar 16 Km dan ruas jalan Tombaone sekitar 6,6 Km, maka sisa pengaspalan yang menjadi kewenangan Pemda yakni 38,81 Km,” jelasnya.

Atas capaian-capaian keberhasilan itu, Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC)  Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia  (Gapensi) Konkep, Anton Jaya, SE mengapresiasi keseriusan Amrullah – Andi Lutfi dalam menggenjot pembangunan Konkep.

“Tentu capaian-capaian Pemda Konkep saat ini merupakan sebuah kemajuan yang sangat luar biasa, sehingga patut kita apresiasi bersama atas langkah-langkah kongkrit yang telah diambil dalam menggenjot pembangunan,” ujar Anton Jaya kepada Potretsultra.com, Kamis (17/3/2022).

Lebih lanjut, mantan Ketua BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Konkep itu menjelaskan, keberhasilan Pemda Konkep yang mendatangkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk menggelontorkan anggaran pengaspalan jalan lingkar juga harus diparesiasi. Pada tahun 2021 lalu, Kemnterian PUPR mengeluarkan anggaran sebesar Rp 23 Miliar untuk pengaspalan ruas jalan dari jembatan Lampeapi Kecamatan Wawonii Tengah sampai dermaga Sawaea Kecamatan Wawonii Selatan.

“Keberhasilan selanjutnya yakni mendatangkan BPJN ke Konkep untuk pengaspalan ruas jalan dari jembatan Lampeapi sampai ke dermaga Sawaea. Tentu ini semua karena kemampuan komunikasi Pemda sehingga berhasil meyakinkan Kementerian PUPR untuk melakukan pengaspalan di Konkep,” jelas pria Kelahiran Munse, 17 November 1982 itu.

Anton Jaya yang juga Ketua DPD Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Konkep itu ikut mengomentari program pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di tahun 2022 ini. Berangkat dari semangat ‘Wawonii Bangkit’, Pemda Konkep terus menggenjot pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan di tahun 2022.

“Alhamdulillah tahun ini, Pemda Konkep akan membangun beberapa jembatan termasuk jembatan di waturai dan jembatan di Lebo. Ini sangat penting dalam kaitannya memudahkan perputaran roda ekonomi daerah, karena akses jalan sudah bagus. Jika akses jalan terputus, tentu sangat menyulitkan warga termasuk para pelaku-pelaku usaha,” terang Anton yang juga saat ini sedang menjabat sebagai Dewan Pembina BPD Hipmi Sultra itu.

Laporan: Jubirman

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *