KONAWE KEPULAUAN – Kelangkaan minyak goreng melanda hampir di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Terjadinya kelangkaan minyak goreng ini membuat Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Konkep mengambil sebuah langkah kongkret sebagai solusi alternatif. Tim PKK Konkep memproduksi minyak goreng secara mandiri dari buah kelapa khas Wawonii.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konkep, Hj Nurul Hidayati mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang menggerakkan para Ibu Rumah Tangga (IRT) atau ‘Emak-Emak’ dari berbagai desa untuk memproduksi minyak goreng secara tradisional.
Dalam waktu dekat, lanjut Istri Bupati Konkep ini, minyak goreng yang merupakan hasil olahan dari kelapa khas Pulau Wawonii tersebut bakal dilaunching dan dipasarkan secara luas. Ia meyakini, minyak goreng produksi dari ‘Emak-Emak’ Wawonii ini bakal laku di pasaran. Hal itu dibuktikan dengan ludesnya sampel yang dibawa pada salah satu kegiatan PKK di Kota Kendari.
“Yang kita bawa 60 botol sudah habis, Insya Allah akan datang 90 botol lagi,” ungkap Nurul Hidayati, Selasa (15/3/2022) lalu.
Sehingga Tim Penggerak PKK Konkep akan terus menggerakan para IRT di sejumlah desa di Konkep untuk terus memproduksi minyak goreng khas Wawonii tersebut. Ada 5 (lima) desa yang sedang digenjot produksi minyak goreng tersebut yakni Desa Waworope, Butuea, Wawola, Dimba, dan Ladianta.
“Karena banyaknya peminat, sehingga kami meminta produksi tetap dilanjutkan,” katanya.
Laporan: Man

























Tinggalkan Balasan