PUPR Kolaka Utara Tinjau Lokasi Rawan Banjir dan Abrasi, Normalisasi Sungai Segera Dilakukan

Keterangan Gambar : Kadis PUPR Kolaka Utara, Patehuddin Bersama Tim Teknis Saat Meninjau Sejumlah Titik Banjir

KOLAKA UTARA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat merespons sejumlah titik rawan banjir dan abrasi sungai yang terjadi di wilayah utara daerah tersebut.

Pada Senin (25/5/2026), Kepala Dinas PUPR Kolaka Utara, Patehuddin, bersama tim teknis turun langsung melakukan peninjauan lapangan di dua lokasi terdampak, yakni Desa Puundoho, Kecamatan Pakue Utara dan Desa Latowu, Kecamatan Batuputih.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sungai serta mengidentifikasi langkah penanganan yang akan dilakukan menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Di Desa Puundoho, rombongan didampingi Sekretaris Camat Pakue Utara, Rusmayadi, dan Kepala Desa Puundoho, Syamsir Sabara. Tim menyusuri aliran sungai yang mengalami pengikisan cukup parah akibat derasnya arus air.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah titik tebing sungai mengalami longsor dan abrasi. Bahkan, beberapa tanaman produktif milik warga ikut terdampak dan tumbang, termasuk pohon durian yang tengah memasuki masa panen.

Kepala Dinas PUPR Kolaka Utara, Patehuddin, mengatakan tingginya debit air sungai menjadi penyebab utama terjadinya abrasi di wilayah tersebut.

“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan debit air meningkat dan menggerus bagian tebing sungai. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa semakin meluas dan berdampak pada lahan serta permukiman masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, pihaknya akan segera melakukan normalisasi sungai guna memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko kerusakan yang lebih besar.

Usai dari Kecamatan Pakue Utara, rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Latowu, Kecamatan Batuputih. Sebelumnya, wilayah tersebut sempat mengalami banjir akibat luapan sungai yang merendam sejumlah rumah warga.

Dalam peninjauan itu, turut hadir Sekretaris Camat Batuputih, Asdar, bersama para kepala dusun setempat. Dari hasil identifikasi lapangan, ditemukan adanya penyempitan alur sungai di bagian hilir yang menghambat aliran air menuju muara laut. Kondisi tersebut menyebabkan air dari bagian hulu tertahan dan meluap ke kawasan pemukiman saat debit air meningkat.

Patehuddin menegaskan, normalisasi sungai di wilayah Batuputih juga akan segera dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko banjir di musim hujan.

“Penanganan ini menjadi prioritas agar kapasitas aliran sungai kembali normal dan potensi luapan air ke rumah warga dapat ditekan,” jelasnya.

Dinas PUPR Kolaka Utara memastikan langkah penanganan darurat akan segera dilaksanakan sembari menyiapkan kajian teknis lanjutan untuk penanganan jangka panjang di wilayah rawan banjir dan abrasi tersebut.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *