KONAWE KEPULAUAN – Momen liburan tahun baru di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menyisakan tangisan dan duka mendalam oleh sejumlah warga Desa Wawoone Kecamatan Wawonii Selatan.
Pasalnya, mobil pick up yang ditumpangi oleh rombongan keluarga dari Desa Wawoone Kecamatan Wawonii Selatan tersebut mengalami kecelakaan tunggal di jalur pendakian Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara. Akibatnya, mobil yang hendak ke tempat wisata tersebut nyaris masuk jurang. Kejadian ini terjadi pada Senin (1/1/2024), Pukul 11.50 WITA.
Kapolsek Waworete, IPDA Agus Salim menjelaskan, awalnya para rombongan keluarga tersebut hendak berwisata ke Kali Biru Mosolo. Namun karena kondisi pengunjung sangat padat, maka rombongan tersebut berinisiatif menuju tempat wisata Pantai Kampa Kecamatan Wawonii Barat.
“Sekitar 600 meter meninggalkan permandian Kali Biru Mosolo, mobil Pick Up yang dikemudikan tidak bisa mendaki. Akibatnya Mobil mati mesin, kemudian mundur dan hampir terjatuh ke jurang sehingga para penumpang nekat melompat dari mobil,” ujar IPDA Agus Salim.
Akibat dari kejadian nahas tersebut, satu orang penumpang bernama Ana Tasya (13) meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka. Diketahui mobil Pick Up ini dikemudikan oleh AG (28).
Kata IPDA Agus Salim, setelah dilakukan pengecekan, kondisi mobil sudah tua ditambah lagi rem tangan tidak berfungsi, serta rem kaki tidak terlalu pakem.
Sementara itu, atas insiden ini salah satu warga Desa Mosolo, La Bania mengungkapkan, kondisi pendakian Mosolo memang sangat curam dan cukup berbahaya. Tidak sedikit warga yang mengalami kecelakaan di tanjakan itu. Apalagi sekarang telah memakan korban yang berujung maut.
“Memang kondisinya di jalur pendakian Mosolo menuju Wunse itu rawan kecelakaan, apalagi di musim penghujan jalan mulai licin, tidak sedikit warga setempat yang mengalami kecelakaan di pendakian itu,” ungkap La Bania.
Atas insiden ini, La Bania berharap agar Pemerintah Daerah Konkep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) segera memikirkan solusi terbaik terhadap jalur pendakian Mosolo tersebut. Karena sebagian besar warga yang melintasi jalur itu selalu mengeluh dengan kondisi tanjakan yang curam itu.
“Kami berharap semoga Pak Bupati dapat menginstruksikan dinas terkait agar mengambil langkah-langkah terbaik sehingga tanjakan maut di jalur Mosolo ini tidak lagi menakutkan bagi pengendara. Kita menginginkan agar program pengaspalan bisa diprioritaskan dulu ke jalur ini,” ucapnya.
Laporan: Jarman






















Tinggalkan Balasan