Tantangan yang Dihadapi Perbankan Syariah di Indonesia

Keterangan Gambar : Ode Sinianti

OPINI – Pengertian perbankan syariah adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank syariah dan unit usaha syariah, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanaka kegiatan usahanya.
Saat ini persaingan dalam industri keuangan dapat berpengaruh negatif terhadap kinerja bank syariah. Karena perbankan syariah saat ini masih terkendala seperti teknologi informasi, dana, sumber daya manusia (SDM), modal yang terbatas.

Tidak hanya perbankan konvensional, perbankan syariah di harapkan mampu berkontribusi pada perekonomian di Indonesia tepatnya diperekonomian produktif.

Namun saat ini, perbankan syariah menghadapi tantangan yang perlu dihadapi. Oleh karena itu, perekonomian ditahun kedepan dapat maju dan berkembang kembali. Saat ini tantangan yang dihadapi oleh perbankan syariah yaitu:

Pertama, memberikan inovasi terhadap produk dalam keuangannya. Saat ini pertumbuhan perbankan syariah mengalami perlambatan. Oleh karena itu, perbankan syariah harus mampu memberikan inovasi terhadap produknya agar dapat berkembang dan dapat menarik minat nasabah. Dan juga dapat bersaing dengan lembaga keuangan yang lain.

Yang ke dua, meningkatkan sekuritisasi asset. Sekuritisasi dapat meningkatkan keteserdiaan dana bagi bank syariah. Dengan sekuritisasi, bank tidak perlu lagi menunggu sampai 5 tahun untuk mendapatkan kembali dana yang sudah diberikan kepada nasabah.

Yang ke tiga, memperkuat kembali permodalan dan usaha bank syariah. Modal dalam perbankan syariah harus diperkuat secara signifikan agar dapat memadai untuk melakukan ekspensasi.

Yang ke empat, memperhatikan kembali kualitas asset. Bank syariah harus mewaspadai peningkatan pembiayaan yang dapat mempengaruhi tantangan tersebut. Bank syariah harus memperketat standart underwriting dan aktif memonitor nasabah dalam sektor industri yang mengalami dampak perlambatan ekonomi.

Yang ke lima, penguatan kembali sumber daya manusia (SDM). Perbankan syariah harus menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dengan jumlah yang cukup agar mampu menghadapi MEA. Sumber daya manusia (SDM) perbankan syariah pastinya harus berkualitas, seperti beretika, paham tentang perbankan syariah dalam hal akadnya, dll agar dapat mendorong perbankan syariah dan menjadikan perbankan syariah lebih maju lagi.

Yang ke enam, teknologi sistem keuangan perlu di tingkatkan lagi. Teknologi pada zaman modern seperti ini sudah berkembang pesat maka dari itu perbankan syariah diharuskan memperbaharui kembali teknologi yang digunakan agar teknologinya tidak tertinggal jauh dengan lembaga keuangan yang lainnya. Dengan teknologi yang tinggi, diharapkan meningkatkan jumlah nasabah.

Dan yang ke tujuh, persaingan dalam mengumpulkan dana. Bank syariah diharuskan mendapatkan dana yang murah. Bank syariah juga perlu masuk dalam pengelolaan dana pemerintah. Jika tentangan tersebut dapat diolah dengan baik lagi maka perbankan syariah nanti pasti akan berkembang.

Penulis: Ode Sinianti (Mahasiswa Pendidikan Ekonomi UHO, Angkatan 2017)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *