Soal Desakan Copot Kapolda, Ketua HIPMI dan Presma UHO Saling Sindir

Keterangan Gambar : Ketua HIPMI Sultra, Sucianti Suaib Saenong (Kiri) dan Presma UHO, Pandy Priyono (Kanan)

KENDARI – Pernyataan Presiden Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Pandy Priyono tentang desakan pencopotan Kapolda Sultra mendapat sindiran dari Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sucianty Suaib Saenong.

Dikutip dari Rightnewskendari.com, Ketua HIPMI Sultra Sucianti Suaib Saenong menilai, statemen Presma UHO yang meminta kepada Kapolri mencopot Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Mardisyam sangat tidak wajar.

Pasalnya, kesalahan itu menurut Sucianti, harusnya dialamatkan ke pihak Kantor Imigrasi Kendari sebagai pihak yang mengetahui masalah masuk dan keluarnya Tenaga Kerja Asiang (TKA) di daerah.

Mengomentari hal ini, Ketua Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) UHO Pandy Priyono malah menyindir balik. Menurut Presma UHO itu, Ketua HIPMI Sultra harus objektif dalam melihat persoalan yang ada di Bumi Anoa dan memahai pernyataannya.

“Harusnya ketua HIPMI Sultra lebih objektif dalam melihat permasalahan yang ada dan memahami apa yang saya sampaikan itu. Hal tersebut memang merupakan kekeliruan dari Kapolda Sultra yang memberikan informasi yang diduga tidak jelas kebenarannya yang pada akhirnya berimplikasi pada masyarakat,” ujar Pandi kepada Potretsultra.com, Senin (23/3/2020).

Mahasiswa Fakultas Tekni itu menegaskan, bahwa apa yang disampaikannya di media baru-baru ini adalah wujud kekecewaan terhadap Kapolda Sultra terkait statemen yang kurang jelas sehingga membuat banyak masyarakat Sultra bertanya-tanya.

“Persoalannyakan jelas dalam pernyataan saya itu tentang informasi yang diberikan Kapolda Sultra yang belum jelas kebenarannya bukan soal kenapa dan bagaimana TKA bisa masuk ke Sultra. Sepertinya Ketua HIPMI Sultra kurang fokus saat membaca pernyataan saya atau mungkin kurang paham apa yang saya sampaikan itu,” jelasnya.

Kata Pandy, seharusnya Ketua HIPMI Sultra mendukung statemen yang disampaikannya dan ia menyarankan sebaiknya Ketua HIPMI Sultra fokus agar bagaimana HIPMI Sultra bisa berkontirbusi untuk daerah agar masyarakat juga bisa merasakan keberadaan HIPMI di Bumi Anoa ini.

“Harusnya Ketua HIPMI Sultra mendukung itu dalam mempertanyakan apa yang harusnya masyarakat Sultra ketahui dan bukan malah sebaliknya, kecuali kalau dia tidak peduli dengan apa yang dialami masyarakat atas ketidakjelasan infromasi itu,” ucapnya.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *