Rampung, Jembatan Sungai Mosolo di Konkep Diresmikan Minggu Kedua Januari

Tampak Jembatan Sungai Mosolo Mulai Dilewati Kendaraan Roda Empat (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Tampak Jembatan Sungai Mosolo Mulai Dilewati Kendaraan Roda Empat (Foto: IST)

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Jembatan Sungai Mosolo di Kecamatan Wawonii Tenggara  benar-benar sangat dinantikan oleh warga sekitar. Pasalnya, jembatan ini merupakan penghubung utama lalulintas jalan antara Polara Raya, Desa Wunse Jaya dan Mosolo Raya.

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah berhasil merampungkan jembatan Sungai Mosolo dengan bentang panjang 40 meter.

“Jembatan Mosolo sudah tuntas, sekarang tinggal pengecatan. Kita rencanakan peresmiannya minggu kedua Januari 2020,” ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Konkep, Unang Sulaeman kepada Potretsultra.com, Rabu (1/1/2020).

Seperti diketahui bahwa jembatan Sungai Mosolo memiliki peran signifikan terhadap aktivitas warga sekitar. Olehnya itu, Unang berharap, warga sekitar dapat memanfaatkan jembatan utama tersebut dengan semaksimal mungkin. Ia juga mengajak warga agar sama-sama memelihara hasil pembangunan yang menelan anggaran Rp 7,8 Miliar ini.

“Alhamdulillah jembatan Mosolo sudah rampung, harapannya kepada masyarakat agar bisa ikut sama-sama memelihara, mendukung, dan memanfaatkan jembatan itu semaksimal mungkin. Karena itu untuk kepentingan kita bersama,” harapnya.

Sedangkan untuk dua jembatan lainnya yakni jembatan Sungai Roko-Roko di Kecamatan Wawonii Tenggara dan jembatan Sungai Mokolaro di Kecamatan Wawonii Barat, lanjut Unang, terpaksa harus melewati masa kontrak tanggal 27 Desember 2019. Hal ini dikarenakan ada beberapa kendala teknis yang terjadi. Sehingga Dinas PUPR memberikan kesempatan kepada rekanan untuk menyelesaikan kewajibannya.

Proses Merampungkan Pekerjaan Jembatan Sungai Mosolo (Foto: IST)

Proses Merampungkan Pekerjaan Jembatan Sungai Mosolo (Foto: IST)

“Kita berikan kesempatan untuk KDP (Konstruksi Dalam Pengerjaan, red), dan berlaku juga denda, KDP akan dilakukan selama 50 hari, sehingga nanti sekitar pekan kedua Bulan Februari 2020 juga akan rampung,” jelasnya.

Unang meminta kepada warga setempat yang melintasi jembatan Sungai Roko-Roko dan jembatan di Sungai Mokolaro untuk tetap bersabar. Karena pihaknya akan terus mengawal pengerjaan ini hingga tuntas pada pekan kedua Bulan Februari 2020 mendatang.

“Sabar lah dan mendukung, ini (jembatan, red) pasti akan selesai,” ucapnya.

Unang juga menambahkan, untuk jembatan atau Box Culvert di Sungai Wawolaa, di Sungai Bahopondi, dan di Sungai Lantula di Kecamatan Wawonii Barat telah rampung dikerjakan.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *