Rajiun Tumada Dianugerahi Penghargaan Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI

Keterangan Gambar : Mendikbud RI Nadiem Makarim Saat Menyerahkan Penghargaan ke Rajiun Tumada

Potretsultra

JAKARTA – Lagi-lagi, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) melalui Bupati Muna Barat, La Ode M Rajiun Tumada menerima penghargaan dan penganugerahan Dwija Praja Nugraha dari Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indinesia (PGRI).

Penganugerahan Dwija Praja Nugraha kepada Bupati Muna Barat, La Ode M Rajiun Tumada diserahkan langsung oleh Mendikbud RI, Nadiem Anwar Makarim dan dihadiri lebih dari lima puluh ribu pengurus PGRI se-Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Sabtu (30/11/2019).

Berdasarkan undangan dari PB PGRI Nomor: 625/Und/P8/XXIU/2019, ditujukan langsung kepada Bapak Drs. La Ode Muhammad Rajiun Tumada, M.Si Bupati Muna Barat.

Dalam isi surat tersebut, PB PGRI Pusat menyampaikan bahwa, Pengurus Besar PGRI mengundang Bupati Muna Barat
untuk menerima anugerah Dwija Praja Nugraha pada acara puncak peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2019.

“Anugerah ini diberikan berdasarkan hasil penilaian dan verifikasi yang dilakukan oleh Pengurus Besar berdasarkan usulan dari Pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Tenggara serta PGRI Kabupaten,” ucap, Ketum PB PGRI, Prof.Dr. Unifah Rosyidi dalam surat undangan, Selasa (19/11/2019).

Kata Unufah, anugerah Dwija Praja Nugraha adalah penghargaan para guru kepada kepala daerah yang memiliki perhatian dan komitmen tinggi ternadap pembangunan pendidikan profesionalitas, dan kesejahteraan guru, serta PGRI.

Sementara itu, Bupati Muna Barat, La Ode M Rajiun Tumada menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemendikbud RI bekerja sama dengan PB PGRI atas penganugerahan Dwija Praja Nugraha kepada Kabupaten Muna Barat.

“Anugerah Dwija Praja Nugraha berkaitan dengan perhatian ataupun komitmen Pemda dalam dunia pendidikan. Muna Barat mendapatkan undangan dan penghargaan Dwija Praja Nugraha dari 540 Kabupaten dan Kota se-Indonesia,” ungkap, Bupati Muna Barat melalui telepon seluler salah satu protokolernya, Sabtu (30/11/2019).

Mantan Kasat Pol PP Sultra ini pun menyebut bahwa dirinya tidak tahu jika Pemda Muna Barat mendapatkan penghargaan yang diberikan langsung oleh Mendikbud itu.

“Memang saya mendapatkan undangan dari BP PGRI, tapi saya tidak tahu jika Pemda Muna Barat masuk 18 Kabupaten dan Kota sebagai daerah penerima anugerah Dwija Praja Nugraha,” ucapnya.

Sambungnya, perlu diketahui kata Rajiun bahwa dari 540 Kabupaten dan Kota se-Indonesia yang mendapatkan penghargaan Dwija Praja Nugraha sebanyak 18 Kabupaten termasuk Muna Barat. “Untuk wilayah Sultra hanya Muna Barat,” bebernya.

Rajiun pun mengungkapkan, jika selama menjabat sebagai Pj Bupati dan Bupati Muna Barat, dirinya bersama Wakilnya Achmad Lamani telah melakukan dan memberikan perhatian besar untuk kemajuan dunia pendidikan Muna Barat baik sarana dan prasana pendidikan.

“Banyak program yang telah kami lakukan di bidang pendidikan yakni memberikan pakaian seragam gratis kepada siswaPaud, TK, SD dan SMP serta SMA baik negeri maupun swasta, kemudian pemberian insentif kepada seluruh guru honorer serta pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi baik akademisi maupun olahraga,” jelasnya.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Rajiun berharap kedepan Kabupaten Muna Barat menjadi perhatian khusus serta kabupaten-kabupaten lain terkait di bidang pendidikan.

“Jadi, pendidikan itu sangatlah penting dalam mengerakkan sumber daya manusia untuk Indonesia Maju,” cetusnya.

Laporan: Sacriel

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *