Proyek Rusun Unsultra Berjalan Maksimal,Ridwan Bae:Tingkatkan Kualitas SDM Kampus

Keterangan Gambar : Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun memperlihatkan Sketsa Pembangunan Rusun mahasiswa Unsultra kepada Ridwan Bae (Foto:Ismed)

KENDARI-Komisi V DPR RI Ir Ridwan, terus memperjuangkan kesejateraan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra),fokusnya tidak hanya pada infranstruktur semata.Akan tetapi peningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana perguruan tinggi (PT) di Sultra baik negeri maupun swasta,menjadi program prioritasnya.

Alhasil melalui anggaran APBN tahun 2019,berkat lobi-lobi anggota Komisi V DPR RI dapil Sultra ini,mampu menyakinkan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun Rumah Susun (Rusun) bagi kampus Unsultra sebanyak tiga lantai.

Hari ini (Selasa,30 Juli 2019),Ridwan Bae melakukan pemantauan langsung mega proyek pembangunan rumah susun (rusun) bagi mahasiswa Unsultra.”Kedatangan saya untuk melihat mega proyek ini jangan sampe tidak berjalan secara maksimal.Rupanya sudah berjalan dengan maksimal,mudah mudahan dapat selesai tepat waktu,”ujar Ridwan usai meninjau lokasi proyek.

Foto bersama Komisi V DPR RI Ridwan bae dengan Jajaran biroraksi Kampus Unsultra (Foto:Ismed)

Perlu diketahui sambungnya,menurunkan mega proyek ini melalui mekanisme yang ada,dan sekarang sudah proses tender bahkan sudah ada pelaksanaanya.

Kata Ridwan,pembangunan rusun ini merupakan program dari Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun yang memiliki misi yang visioner,tajam dan bermanfaat bagi masyarakat Sultra dalam hal peningkatan kemahasiswa.

“Oleh karena itu saya ingin berpartisipasi dari program beliau yakni memperjuangkan pembangunan rusun guna mendukung dan mendekatkan aktifitas pembelajaran kemahasiswa dengan kampus.Setelah itu kita melihat lagi kegiatan lain seperti kekurangan laboratorium masih kurang kemudian auditorium belum ada.

“Ditambah lagi ruang belajar mahasiswa masih kurang.Itu juga yang kita amati dan melibatkan semua unsur dari berbagai tingkata,kami yang mewakili pusat angkat bicara dalam hal ini persoalan anggaran,kemudian DPRD Provinsi Sultra harus bicara,”ujarnya.

Ridwan mengatakan dalam pembangunan Unsultra sudah seharusnya mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sultra sebab Gubernur merupakan pembina di Unsultra.

Kepada saudara saya Gubernur Sultra (Ali Mazi) menjadi kewajiban untuk memberikan perhatian kepada Unsultra,mengigat makin tumbuh dan berkembang peningkatan kapasitas sumber daya mahasiswa kurang lebih ada 3.000 lebih mahasiswa yang ada di Unsultra sekarang ini.

“Keadaan tersebut menjadi keharusan kewajiban pemerintah provinsi untuk memberi perhatian.Kebetulan saya juga perwakilan DPR RI Sultra maka saya selalu siap setiap saat melalui pak Rektor unsultra untuk memberikan perhatian kepada kampus.Apa yang menjadi kekurangan di Unsultra bisa kita dilengkapi,”terangnya.

Ridwan Bae didampingi Rektor Unsultra Andi Bahrun,berbincang-bincang terkait gambaran pembangunan kampus unsultra kedepan (Foto:Ismed)

Politisi Golkar ini menambahkan program rusun mahasiswa berasal dari pusat.Jujur apa yang ada dipikiranya itu adalah melihat agretifitas Rektor dan dirinya mencoba memperjuangkanya,untuk menurunkan mega proyek di kampus Unsultra.

Pada kesempatan yang sama Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun,mengucapkan terimah kasih atas dukungan dan perjuangan yang luar biasa pak Ridwan selaku anggota DPR RI dapil Sultra.

Terus terang saja kata Andi Bahrun,kampus yang berslogan seksi ini,memiliki komitment pencanangan kemajuan pembangunan,dan tidak ada hari tanpa inovasi dan sekarang masalah unsultra terjawab dalam hal mendekatkan mahasiswa dikampus dari tahun ketahun penerimaan mahasiswa meningkat.

“Kedepan yang kami butuhkan adalah laboratoriun dan juga auditorium.Kerena pembangunan auditorium sangat penting untuk mendukung kegiatan mahasiswa dalam skala yang besar baik regional maupun nasional bahkan internasional,”ujar Andi Bahrun.

Laporan:La Ismeid

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *