Pembangunan Menara Pandang di Pantai Nirwana Baubau Tuai Protes

Keterangan Gambar : Tampak Proyek Menara Pandang Sedang Dibangun di Pantai Nirwana

Potretsultra

BAUBAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau tengah membangun menara pandang di Pantai Nirwana dengan Nomor Kontrak: 01/Kontrak-BPBD/IX/2019.

Namun pembangunan menara ini menuai protes dan keluh kesah dari masyarakat. Lokasi pembangunan menara dianggap tidak tepat sasaran. Pasalnya, menara pandang dibangun tepat di pinggir pantai yang menjadi ikon wisata Kota Baubau itu.

La Ode Nggua, Salah satu warga di Pantai Nirwana mengatakan, bahwa rencana awal pembangunan menara pandang akan dibangun di ujung dekat pintu masuk Pantai Nirwana. Akan tetapi lokasi awal tersebut tidak mendapat persetujuan dari warga setempat.

“Pertama tempat pembangunannya bukan disitu, tapi dipinggir pantai di ujung pantai di dekat pintu masuk sana, cuma karena yang punya lahan dia tidak ijinkan akhirnya dia pindahkan mi disitu,” tutur La Ode Nggua kepada Potretsultra.com, Sabtu (23/11/2019).

Selain itu, ia juga mengeluhkan menara yang dibangun dikhawatirkan akan rubuh ketika air laut akan pasang (naik). Pasalnya, kata Nggua, jika air pasang ombak akan menghantam pondasi menara yang letaknya sangat dekat dengan bibir pantai.

“Kalau dibangun disitu, paling hanya bertahan 2 tahun paling lama, kalau ombak dia naik pasti dia hantam pondasinya itu sampe dia rubuh, apalagi tipisnya pondasinya itu jadi kita ini takutnya dia rubuh dan dia kena pengunjung,” tambahnya.

La Uli, salah satu pengunjung menuturkan, program pembangunan menara pandang oleh BPBD Kota Baubau ini sudah tepat direncanakan dibangun agar mencegah terjadinya bencana. Namun, ia juga menyayangkan lokasi pembangunan yang tidak tepat. Menurutnya, akan lebih baik kalau menara pandang dibangun di tempat yang agak tinggi dan tidak dihempas ombak.

“Saya apresiasi program BDPB Kota untuk membangun menara pandang, memang ini sangat diperlukan dibangun untuk mencegar hal-hal yang tidak diinginkan. Tetapi lokasi ini terlalu dekat dengan pantai, selain itu menara ini juga merusak pamandangan pantai. Bagusnya dibangun di ketinggian yang tidak bisa dikena ombak,” ungkap La Uli

Kata La Uli, warga dan beberapa pengunjung wisata Pantai Nirwana iniberharap agar program yang dilakukan oleh dinas BPBD Kota Baubau terkait lokasi pembangunan menara pandang dapat ditinjau kembali. Hal tersebut agar menara pandang dapat bertahan lebih lama untuk digunakan.

Laporan: Irfan Sahidin

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *