KEPMMI Bilang, Tindakan Pemukulan Kader HMI Cederai Kemanusiaan

Keterangan Gambar : Plt Ketua Umum KEPMMI Baubau Muhammad Dahlin (Foto: IST)

BAUBAU – Soal pengeroyokan salah satu kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Baubau pada perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke-74, Kesatuan Pelajar Mahasiswa Muna Indonesia (KEPMMI) Baubau mendukung penuh HMI melanjutkan ke meja hukum, Jumat Malam (16/08/2019).

Dalam insiden pengeroyokan salah satu kader HMI Baubau yang mengikuti kegiatan Gerak Jalan Indah (GJI) diduga dilakukan oleh beberapa oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-Pp) Kota Baubau. Tindakan represif tersebut, mendapat kecaman keras dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Baubau, salah satunya dari Kesatuan Pelajar Mahasiswa Muna Indonesia (KEPMMI) Baubau.

Plt Ketua Umum KEPPMI Baubau, Muhammad Dahlin menjelaskan bahwa tindakan represif oknum Satpol-PP Baubau sangat disayangkan terjadi pada perayaan HUT RI. Tindakan represif tersebut dianggap mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan norma hukum di Indonesia.

“Kami KEPMMI Baubau Mendukung penuh HMI Untuk menindak lanjuti atas pemukulan yang dilakukan Satpol PP terhadap kader HMI yang telah melakukan baris-berbaris Gerak Jalan Indah, tindakan Satpol PP mencedarai norma hukum yang berlaku di bangsa kita,” ucap Dahlin.

Seharusnya, lanjut Dahlin, Satpol PP harus memberikan contoh yang terbaik terhadap masyarakat karena mereka adalah citra masyarakat. Oknum Satpol PP yang diduga melakukan pengeroyokan tersebut harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dahlin juga menambahkan, tidakan represif tersebut tidak dapat dibenarkan dengan dalil apapun. Pasalnya pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum Satpol-PP bukan kejadian pertama kalinya.

“Tindakan represif seperti ini tidak dibenarkan dengan dalil apapun, sekalipun ada kesalahan dari teman-teman HMI Baubau, Satpol-PP tidak dibenarkan melakukan pengeroyokan. Apalagi kejadian ini bukan kejadian yang pertama kali,” katanya.

“Jika HMI menggelar aksi terkait pengeroyokan kader HMI, maka kami dari KEPMMI siap untuk bergabung dan mengerahkan massa,” pungkasnya.

Laporan: Irfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *