Karena Diprotes, Lokasi Menara Pandang di Pantai Nirwana Bakal Dipindahkan

Keterangan Gambar : Kepala BPBD Kota Baubau, Muslimin Hibali

BAUBAU – Pembangunan menara pandang di Pantai Nirwana yang dicanangkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sempat menuai protes dari berbagai kalangan masyarakat dan pemerhati pariwisata buton.

Lokasi pembangunan menara pandang itu terlalu dekat dengan bibir pantai. Sehingga dinilai tidak tepat sasaran dan merusak pemandangan pantai. Hal ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau menggelar rapat bersama instansi terkait, Senin (25/11/2019).

Rapat yang digelar oleh BPBD Kota Baubau ini dihadiri dari beberapa dinas terkait yaitu, Dinas PU, Dinas Parawisata, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Camat dan Lurah serta lekerja lapangan.

Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Baubau, Muslimin Hibali mengatakan, dalam hasil keputusan rapat terkait lokasi pembangunan menara pandang Pantai Nirwana akan dipindahkan dan dimundurkan jauh dari bibir pantai.

“Dari berbagai macam pertimbangan, berdasarkan isu-isu dan pendapat yang berkembang di masyarakat memang itu mengganggu keindahan, sehingga kesimpulan rapat tadi itu pembangunan menara pandang ini akan kami mundurkan kebelakang,” ujar Muslimin.

Masa kerja, tambah muslimin, pengerjaan menara pandang yang ditetapkan selama 90 hari terhitung sejak tanggal 25 September sampai 23 desember 2019. Kata dia, meskipun masa kerja tinggal tersisa 1 bulan pelaksana lapangan akan berusaha menyelesaikannya. Pasalnya, jika tidak diselesaikan dalam masa yang sudah ditentukan pihaknya juga akan mendapat sanksi.

“Waktu pekerjaan tinggal 1 bulan, terpaksa kami baku kejar karena kalau tidak selesai kami akan mendapat sanksi,” pungkanya.

Laporan: Irfan Sahidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *